Rencana Khusus: Kedubes AS harap alumni jadi pintu kolaborasi di Indonesia
Kedubes AS Harap Alumni Jadi Pintu Kolaborasi di Indonesia
Dalam acara Alumni United States of America yang berlangsung di Jakarta, Sabtu, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedubes AS, Peter M. Haymond, menyatakan bahwa alumni Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di Amerika Serikat dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antar masyarakat kedua negara. Ia menekankan bahwa inisiatif ini memiliki potensi besar dalam mendorong kolaborasi, inovasi, dan kontribusi sosial di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami percaya bahwa hubungan yang terbangun melalui Inisiatif Alumni United States of America dapat menjadi pintu pembuka untuk kerja sama yang saling menguntungkan, serta mendorong pengembangan ide-ide kreatif bagi kemajuan masyarakat,” ujar Haymond.
Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Kegiatan ini juga diadakan sebagai bagian dari perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Haymond menyebutkan bahwa sejak kemerdekaan Indonesia tahun 1945, hubungan erat antara kedua negara telah berlangsung selama lebih dari 80 tahun, dengan banyak alumni yang kini menjadi tokoh di berbagai bidang.
Menurutnya, program pendidikan di AS mencerminkan sinergi antara talenta Indonesia dan sistem pendidikan global yang mampu memberikan nilai tambah bagi kedua pihak. “Alumni menjadi representasi utama dari ikatan antarmasyarakat, membawa pengalaman yang bisa mendukung pengembangan karier sekaligus berkontribusi pada pembangunan lokal, ekonomi, dan sosial,” tambahnya.
Program Kolaborasi dan Pendanaan
Untuk meningkatkan kerja sama, Kedubes AS menyediakan berbagai program pendidikan serta bekerja sama dengan institusi di Indonesia. Tujuan utamanya adalah memperbanyak jumlah mahasiswa internasional yang menimba ilmu di Amerika Serikat.
“Kami berupaya secara bertahap memperkuat kemitraan ini melalui pendanaan yang terbuka untuk calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di AS,” kata Haymond.
Acaranya dihadiri lebih dari 600 alumni dari berbagai universitas AS dan program pertukaran yang didanai pemerintah serta militer Amerika. Diskusi yang diangkat mencakup topik seperti pengembangan profesional, pengalaman hidup di AS, dan sektor kreatif. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie turut hadir dalam acara tersebut.
