Veda Pratama kini di urutan keenam klasemen Moto3
Veda Pratama Kini Berada di Peringkat Keenam Klasemen Moto3
Veda Pratama kini di urutan keenam – Jakarta – Setelah melalui lomba GP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Minggu lalu, pembalap Indonesia dari tim Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, berhasil mengisi posisi ke-16 dalam klasemen Moto3 2026. Hasil ini memberikan dampak signifikan terhadap peringkatnya di klasemen, karena Veda gagal mendapatkan poin dari balapan tersebut, sehingga turun tiga tangga. Dengan total 71 poin, Veda kini berada di urutan keenam, berada di bawah beberapa pembalap baru yang mulai menunjukkan kemampuan mereka.
Penurunan Peringkat Akibat Hasil di GP Hungaria
Kemenangan di GP Hungaria sebelumnya telah membuat Veda mengumpulkan poin yang cukup untuk menduduki posisi yang relatif baik. Namun, kali ini, peringkat ke-16 yang diperolehnya memastikan bahwa ia tidak bisa menambah poin dari sirkuit yang menjadi tempat berlangsungnya pertandingan tersebut. Situasi ini memicu penurunan tiga peringkat, menempatkannya di urutan keenam.
Laman MotoGP pada Minggu melaporkan, posisi 16 tersebut membuat Veda gagal membawa poin dari Hungaria sehingga turun tiga peringkat. Poin yang diperoleh dari balapan bisa menjadi kunci dalam persaingan sengit untuk memperebutkan gelar juara, dan kegagalan dalam race ini memberikan dampak yang tidak bisa diabaikan.
Secara teknis, penurunan peringkat ini terjadi karena tiap balapan menghasilkan poin yang ditentukan berdasarkan posisi finish pembalap. Veda, yang baru saja mengikuti balapan perdana sepanjang musim 2026, mendapatkan penilaian yang cukup baik, tetapi tidak cukup untuk meraih poin di sirkuit ini. Jika Veda finis di posisi keenam atau lebih baik, ia bisa membawa poin yang menjadi langkah penting menuju gelar juara.
Peringkat Pemula dan Penguasaan Papan atas
Di sisi lain, Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo berhasil meraih hasil yang lebih baik. Ia menyelesaikan GP Hungaria di posisi keempat, yang membuatnya naik satu tangga ke peringkat kelima dengan total 72 poin. Sebagai pembalap baru, Uriarte menunjukkan performa yang semakin membaik, sekaligus memberikan tekanan terhadap para pembalap veteran yang berada di papan atas.
Dalam klasemen saat ini, posisi pertama hingga keempat masih dikuasai oleh pembalap berpengalaman. Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar memimpin dengan 170 poin, diikuti oleh Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo yang berada di peringkat kedua dengan 111 poin. Marco Morelli dan David Almansa dari CFMOTO Gaviota Aspar serta Liqui Moly Dynavolt Intact, masing-masing menduduki peringkat ketiga dan keempat dengan 77 dan 76 poin. Kedua pembalap ini memperlihatkan konsistensi dalam menorehkan kemenangan di berbagai sirkuit.
Pembalap yang baru saja mencapai puncaknya, Brian Uriarte, berada di urutan kelima dengan 72 poin. Hasil ini sangat berarti karena menunjukkan kemajuan signifikan dari pembalap yang belum terlalu dikenal sebelumnya. Posisi ini memperlihatkan bahwa persaingan di kelas Moto3 semakin ketat, dengan kehadiran para pembalap pemula yang mampu mengancam para juara lama.
Klasemen Moto3 2026 Setelah GP Hungaria
Posisi ke-16 Veda Pratama di GP Hungaria memperlihatkan bahwa ia masih dalam proses penyesuaian di lintasan balapan. Meski demikian, prestasi ini telah membawa namanya ke papan atas, terutama di tengah ketatnya persaingan antar-pembalap. Berikut adalah daftar 10 besar klasemen Moto3 2026 setelah balapan tersebut:
1. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar) – 170 poin
2. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 111 poin
3. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar) – 77 poin
4. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact) – 76 poin
5. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) – 72 poin
6. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) – 71 poin
7. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – 60 poin
8. David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact) – 52 poin
9. Guido Pini (Leopard Racing) – 48 poin
10. Hakim Danish (AEON Credit-MT Helmets-MSI) – 48 poin
Kepemimpinan Maximo Quiles menunjukkan bahwa ia tetap menjadi favorit utama untuk memperebutkan gelar juara. Poin yang ia kumpulkan dari balapan sebelumnya mencerminkan dominasi di beberapa sirkuit, terutama dalam kondisi cuaca dan lintasan yang beragam. Meski demikian, keberadaan pembalap seperti Brian Uriarte dan Veda Pratama menunjukkan bahwa permainan di Moto3 2026 sangat dinamis, dengan kemungkinan terbukanya jalan bagi pembalap baru.
Veda Pratama, yang berusia 17 tahun, merupakan salah satu pembalap muda berbakat dari Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dengan total 71 poin, ia membuktikan kemampuannya dalam berlomba di sirkuit internasional, meskipun masih perlu lebih banyak penyesuaian. Performa ini memperlihatkan potensi besar untuk menjadi salah satu pemain kunci di musim 2026.
Kedatangan Brian Uriarte ke urutan kelima memberikan angin segar bagi para pembalap yang baru masuk ke kelas Moto3. Dengan 72 poin, ia menjadi contoh bagaimana pembalap pemula bisa langsung menunjukkan kemampuan yang cukup mengancam. Di sisi lain, Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 mengisi peringkat ketujuh, dengan 60 poin yang menunjukkan peningkatan signifikan dari sebelumnya.
Pembalap seperti David Munoz dan Guido Pini dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact serta Leopard Racing juga menjadi ancaman bagi para pembalap yang mendominasi klasemen. Meskipun posisi mereka terpaut jauh dari para pemenang, mereka tetap memperlihatkan daya tahan yang luar biasa dalam kondisi balapan yang beragam.
Hasil GP Hungaria ini menjadi bukti bahwa Moto3 2026 semakin menarik, dengan persaingan yang ketat antara pembalap berpengalaman dan pemula. Veda Pratama, Brian Uriarte, serta beberapa pembalap lainnya terus berusaha menunjukkan performa terbaiknya untuk mengakhiri musim dengan hasil yang memuaskan. Perjalanan mereka dalam menorehkan poin di setiap sirkuit menjadi salah satu elemen utama dari keseruan balapan ini.
