KSP Dudung sebut Bandara Bali Utara penting untuk pemerataan ekonomi
KSP Dudung Sebut Bandara Bali Utara Kunci Pemerataan Ekonomi Pulau Dewata
Bisadonasi.com – Gianyar, Bali (ANTARA) – Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menegaskan pentingnya pembangunan Bandara Internasional Bali Utara dalam upaya pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Pulau Dewata. Dalam pertemuan dengan para penglingsir puri se-Bali yang berlangsung pada hari Rabu di Gianyar, KSP Dudung sebut Bandara Bali sebagai salah satu infrastruktur strategis yang dapat mengubah lanskap ekonomi pulau ini secara fundamental.
Visi Keseimbangan Pembangunan Utara-Selatan
Dudung mengungkapkan keyakinannya bahwa kehadiran bandara di kawasan utara akan berfungsi sebagai pusat pertumbuhan baru yang mampu menyeimbangkan perkembangan kawasan Bali Selatan selama ini. Ia menjelaskan bahwa dengan adanya konektivitas udara di utara, akan tercipta dinamika ekonomi yang lebih seimbang antara kedua wilayah tersebut. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden agar pembangunan infrastruktur di Bali tidak lagi terpusat hanya di satu kawasan.
“Kalau Bali Utara ada bandara, saya yakin ada penyeimbangan antara utara dengan selatan, sehingga pertumbuhan perekonomian ini akan semakin luas dan seimbang,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Menurut KSP, pertumbuhan ekonomi tidak lagi hanya terpusat di wilayah selatan, tetapi juga akan berkembang di kawasan utara. Ia menilai pembangunan di Bali Utara memang perlu dipercepat agar tidak tertinggal dari perkembangan kawasan lain di Bali. Pengalaman pribadi Dudung saat bertugas di Banyualit, Singaraja, memperkuat pandangannya bahwa kawasan utara masih memiliki potensi besar yang belum tergarap optimal.
Arahan Presiden dan Jadwal Pertemuan Strategis
Dudung mengatakan bahwa Presiden telah memberikan arahan agar rencana pembangunan Bandara Bali Utara segera dibahas bersama sejumlah pemangku kepentingan kunci. Para pihak yang akan terlibat dalam pembahasan tersebut meliputi Gubernur Bali Wayan Koster, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto. Pertemuan strategis ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (30/7) di Kantor KSP Jakarta.
Dengan demikian, Dudung pun menjadwalkan pertemuan tersebut besok Kamis (30/7) di Kantornya di Jakarta. Hasil pembahasan tersebut nantinya dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai dasar pengambilan keputusan lanjutan. “Ini ada perintah dari Bapak Presiden untuk segera dibicarakan, diselesaikan. Mudah-mudahan pembicaraan besok ini akan membuahkan hasil,” kata Dudung kepada wartawan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan proyek ini, pembaca dapat mengikuti update di situs ANTARA News.
Pengalaman dan Optimisme KSP
Ia menjelaskan hingga kini belum ada arahan mengenai target waktu pelaksanaan groundbreaking proyek tersebut karena seluruh pembahasan masih akan dilakukan dalam rapat bersama pemerintah terkait. Dudung mengaku optimistis pembangunan bandara di Bali Utara akan membawa dampak besar terhadap pemerataan pembangunan di seluruh Bali. Di sisi lain, Dudung menyoroti pesatnya perkembangan Bali Selatan, termasuk kawasan Canggu dan sekitarnya. Kondisi tersebut dinilai semakin memperkuat kebutuhan menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara.
Dudung menambahkan hasil rapat pembahasan proyek Bandara Bali Utara akan segera disampaikan kepada pihak-pihak terkait sebelum dilaporkan kepada Presiden untuk menentukan langkah selanjutnya. Dengan demikian, proses pengambilan keputusan akan berjalan secara sistematis dan melibatkan semua elemen yang berkepentingan. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat membuka peluang investasi baru dan meningkatkan konektivitas regional di kawasan utara Bali.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Bandara Bali Utara
Apa manfaat utama Bandara Bali Utara bagi perekonomian pulau? Bandara Bali Utara diharapkan dapat menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan utara, menyeimbangkan perkembangan dengan Bali Selatan, serta membuka peluang investasi dan pariwisata yang lebih merata.
Kapan jadwal pertemuan strategis membahas proyek bandara? Pertemuan strategis dijadwalkan pada Kamis (30/7) di Kantor KSP Jakarta, melibatkan Gubernur Bali, Menteri Pekerjaan Umum, dan Kepala Bappisus.
Siapa saja pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembahasan? Pemangku kepentingan utama meliputi Gubernur Bali Wayan Koster, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto.
Apakah sudah ada target waktu groundbreaking proyek? Hingga saat ini belum ada arahan resmi mengenai target waktu pelaksanaan groundbreaking karena seluruh pembahasan masih berlangsung dalam rapat bersama pemerintah terkait.
