Rifqi Fitriadi borong gelar, juarai tunggal dan ganda ITF M15 Wuning

khrisna-edit-1784486037-ba71db85be

Rifqi Fitriadi Borong Gelar Juara Tunggal dan Ganda di Turnamen ITF M15 Wuning Tiongkok

bisadonasi.com – Atlet tenis nasional Indonesia, Muhammad Rifqi Fitriadi, kembali membuktikan kualitasnya dengan Rifqi Fitriadi borong gelar juarai tunggal dan ganda dalam satu turnamen. Prestasi gemilang ini diraih pada kompetisi ITF M15 Wuning yang berlangsung di Tiongkok selama pekan keempat. Pemain berusia 27 tahun ini menunjukkan performa luar biasa dengan menjuarai kedua kategori sekaligus, mengakhiri penantian panjangnya untuk kembali meraih gelar tunggal di level internasional.

Keberhasilan di Nomor Tunggal

Rifqi mengukuhkan posisinya sebagai juara tunggal setelah mengalahkan pemain Korea Selatan, Hoyoung Roh, yang merupakan unggulan ketiga dalam laga final. Pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu tersebut dimenangkan dengan skor telak 6-4 dan 6-3. Sepanjang pertandingan, Rifqi menunjukkan konsistensi luar biasa dalam setiap pukulan yang dilakukannya, terutama pada servis dan forehand-nya.

Setelah berhasil mengamankan set pertama dengan skor 6-4, Rifqi terus meningkatkan tekanan terhadap permainan lawannya. Di set kedua, pemain Indonesia ini mampu mengendalikan ritme pertandingan hingga akhirnya meraih kemenangan dengan skor 6-3. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Rifqi karena mengakhiri penantian selama hampir tiga tahun untuk kembali meraih gelar tunggal di level ITF setelah sebelumnya harus puas menjadi runner-up di beberapa turnamen.

Trofi Ganda Bersama Sarksian

Sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 18 Juli, Rifqi telah terlebih dahulu meraih trofi nomor ganda. Ia berpasangan dengan Daniil Sarksian dari Armenia sebagai unggulan pertama dalam turnamen tersebut. Pasangan ini harus melewati pertarungan yang sangat sengit sebelum akhirnya mengalahkan unggulan keempat asal Taiwan, Hsieh Cheng-Peng dan Lai Chuan-Kai.

Laga tersebut berlangsung dramatis dengan skor 6-7(7), 7-6(5), dan 12-10 pada super tie-break. Rifqi dan Sarksian sempat kehilangan set pertama melalui tie-break yang berlangsung sangat ketat. Namun, mereka berhasil bangkit dengan memenangkan tie-break di set kedua, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke super tie-break. Pada babak penentuan, pasangan Indonesia-Armenia ini berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 12-10 setelah menunjukkan mental yang kuat.

Konteks Prestasi Sebelumnya

Pencapaian menyapu bersih dua gelar ini merupakan hasil terbaik yang diraih Rifqi selama empat pekan mengikuti rangkaian turnamen ITF M15 Wuning. Pada pekan sebelumnya, pemain berusia 27 tahun tersebut harus puas menjadi runner-up di nomor ganda setelah berpasangan dengan petenis Korea Selatan, Duckhee Lee. Mereka kalah dari unggulan pertama asal Tiongkok, Zijiang Yang dan Yaojie Zheng dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat.

Sementara itu, di kategori tunggal, perjalanan Rifqi pada pekan ketiga terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan oleh petenis Swedia, Arvid Nordquist. Raihan dua gelar pada pekan keempat ini melanjutkan tren positif yang ditunjukkan Rifqi di Wuning, menunjukkan bahwa pemain Indonesia ini sedang dalam fase puncak performa.

Prestasi dan Masa Depan

Sebelumnya, Rifqi telah mengakhiri penantian panjangnya untuk kembali meraih gelar tunggal ITF dengan menjuarai seri kedua turnamen yang sama. Hal ini berarti bahwa kemenangan di sektor tunggal pada pekan keempat ITF M15 Wuning merupakan gelar ketiga bagi Rifqi secara keseluruhan. Gelar pertama diraihnya pada seri ketiga ITF M15 Jakarta tahun 2023, sementara gelar kedua diraih di turnamen yang sama pada seri kedua.

Prestasi gemilang ini menjadi modal berharga bagi Rifqi dalam mempersiapkan diri menghadapi agenda-agenda mendatang. Salah satu target utamanya adalah memperkuat tim Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Dengan momentum positif yang sedang diraih, Rifqi diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perkembangan tenis Indonesia di kancah internasional dan meningkatkan peringkat dunia.