Pramono: Pemprov perkuat “sport tourism” gerakkan ekonomi Jakarta

Pemprov DKI Jakarta Dorong Pengembangan Wisata Olahraga untuk Stimulasi Ekonomi Ibu Kota

Bisadonasi.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rencana strategis pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor wisata olahraga. Langkah ini diambil melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi dan ajang olahraga yang bertujuan menggerakkan aktivitas ekonomi di wilayah metropolitan Jakarta. Menurut gubernur, frekuensi penyelenggaraan kegiatan olahraga akan terus ditingkatkan mengingat manfaat yang sangat luas bagi masyarakat dan perekonomian.

Pernyataan tersebut disampaikan saat meresmikan Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026. Acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) DKI Jakarta ini berlangsung di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu. Kehadiran Pramono dalam acara tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan olahraga di Jakarta.

Infrastruktur dan Fasilitas Olahraga sebagai Fondasi Sport Tourism

Pramono menekankan bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga, baik yang berskala nasional maupun internasional. Hal ini didukung oleh peningkatan berkelanjutan terhadap infrastruktur dan fasilitas olahraga yang ada di ibu kota. Pemerintah provinsi juga aktif melakukan revitalisasi berbagai sarana olahraga serta memperbaiki akses pendukungnya.

Upaya peningkatan konektivitas transportasi publik menjadi salah satu fokus utama. Perluasan jaringan LRT dan penguatan integrasi KRL menuju pusat-pusat aktivitas masyarakat serta kawasan olahraga menjadi strategi penting. Melalui pendekatan ini, Jakarta diharapkan mampu menarik lebih banyak peserta dan penonton dari berbagai daerah.

“Kami ingin Jakarta menjadi kota yang mampu melahirkan prestasi sekaligus menjadi destinasi sport tourism utama di Indonesia,” ujar Pramono.

Kegiatan olahraga diyakini memiliki dampak positif multidimensi. Selain mendorong gaya hidup sehat di kalangan masyarakat, sektor ini juga memperkuat ekosistem olahraga nasional. Lebih dari itu, kegiatan olahraga terbukti menggerakkan perekonomian dan pariwisata daerah secara signifikan.

Turnamen Tenis Sebagai Wujud Komitmen Pemprov DKI Jakarta

Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pelti DKI Jakarta merupakan implementasi nyata dari komitmen pemerintah provinsi. Komitmen tersebut mencakup dukungan terhadap pembinaan atlet, peningkatan kualitas kompetisi olahraga nasional, serta penguatan sport tourism di ibu kota. Pramono menyampaikan apresiasi tinggi terhadap tingginya antusiasme peserta dalam ajang tahunan tersebut.

Turnamen ini diikuti oleh 322 peserta secara keseluruhan. Dari jumlah tersebut, 178 atlet profesional berasal dari 23 provinsi di Indonesia. Sementara itu, sisanya terdiri dari 144 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mewakili kementerian dan pemerintah daerah dalam kategori antardua belas instansi. Kehadiran para atlet dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan olahraga berskala nasional.

“Kehadiran para atlet dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan olahraga berskala nasional,” ujarnya.

Pramono berharap turnamen ini menjadi wadah pembinaan atlet melalui peningkatan jam terbang bertanding. Selain itu, ajang ini juga berfungsi untuk menjaring bibit-bibit potensial yang akan berkontribusi pada perkembangan olahraga nasional. Kompetisi yang diselenggarakan secara berkelanjutan merupakan bagian penting dari pembinaan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTB–NTT), hingga kejuaraan tingkat internasional.

Detail Kompetisi dan Target Pencapaian

Ketua Pengprov Pelti DKI Jakarta, Hari Nugroho, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan turnamen kategori Tenis Diakui Pelti (TDP) tingkat nasional. Total hadiah yang disediakan mencapai Rp250 juta. Kejuaraan tersebut juga menjadi salah satu turnamen tenis nasional dengan jumlah peserta dan cakupan daerah terbesar pada tahun ini.

Turnamen ini bertujuan meningkatkan kualitas dan prestasi petenis Indonesia, khususnya dalam penentuan Peringkat Nasional PELTI (PNP). Selain itu, ajang ini menjadi ajang pemanasan menuju PON 2028. Dari total 322 peserta, sebanyak 178 merupakan atlet TDP nasional dari 23 provinsi. Di antaranya termasuk petenis yang menempati 10 besar peringkat nasional putra dan putri, seperti Tegar, Luki, dan Mishka.

“Selain kategori atlet nasional, turnamen ini juga mempertandingkan kategori antardua belas instansi yang diikuti 144 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari kementerian dan pemerintah daerah,” katanya.

Hari menambahkan bahwa selain kategori atlet nasional, turnamen ini juga mempertandingkan kategori antardua belas instansi yang diikuti 144 ASN dari kementerian dan pemerintah daerah. Dengan demikian, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi bagi atlet profesional, tetapi juga menjadi wadah bagi aparatur sipil negara untuk berpartisipasi dalam olahraga tenis.

Komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan sport tourism akan terus diperkuat melalui berbagai inisiatif. Peningkatan infrastruktur, fasilitas olahraga, dan konektivitas transportasi menjadi fondasi utama. Melalui pendekatan holistik ini, Jakarta diharapkan dapat menjadi destinasi olahraga terdepan di Indonesia. Pengembangan sektor ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Frequently Asked Questions

What is Pramono?

Pramono is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pramono matter?

Pramono matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.