Kemendikdasmen perkuat budaya aman lewat Gerak Bersama Anak Indonesia

khrisna-edit-1784468216-244583da73

Kemendikdasmen perkuat budaya aman lewat Gerak Bersama Anak Indonesia

bisadonasi.com – Kemendikdasmen perkuat budaya aman lewat Gerak – Jakarta – Kemendikdasmen perkuat budaya aman lewat program Gerak Bersama Anak Indonesia yang menjadi inisiatif strategis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi seluruh peserta didik di Indonesia. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan berbagai pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), untuk membangun ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Melalui pendekatan holistik, pemerintah berharap dapat mengurangi berbagai bentuk kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menekankan bahwa kegiatan ini menghadirkan ruang kolaborasi yang sangat luas bagi berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari kementerian, lembaga pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, sektor usaha, media, hingga organisasi masyarakat sipil, semua terlibat aktif dalam mendukung program ini. Anak-anak sendiri ditempatkan sebagai subjek utama dalam perlindungan, bukan sekadar objek pasif, dalam mewujudkan sekolah yang bebas dari segala bentuk kekerasan.

“Kami ingin memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh pendidikan yang bermutu dan berkualitas,” kata Atip di Jakarta pada hari Minggu.

Menurut Atip, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari proses pembelajaran di kelas, tetapi juga dari bagaimana lingkungan sekolah membuat peserta didik merasa aman, dihargai, dan mampu berkembang secara optimal. Oleh karena itu, Kemendikdasmen terus memperkuat berbagai kebijakan yang mendukung budaya sekolah ramah anak sebagai fondasi utama. Langkah-langkah ini mencakup penyusunan pedoman, pelatihan guru, serta monitoring yang berkelanjutan untuk memastikan implementasi yang efektif di seluruh Indonesia.

Program-Program Strategis yang Dikembangkan

Kementerian telah menjalankan sejumlah program strategis untuk mencapai tujuan tersebut. Di antaranya adalah Gerakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang menjadi salah satu fokus utama. Selain itu, terdapat juga Gerakan Rukun Sama Teman yang mendorong persaudaraan antar siswa, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dirancang agar siswa baru merasa diterima, serta Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Melalui gerakan-gerakan ini, peserta didik dibiasakan menerapkan nilai-nilai positif sejak dini. Kebiasaan tersebut mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, hingga tidur cepat. Semua ini merupakan bagian integral dari pembentukan karakter siswa yang holistik dan mendukung kesehatan fisik maupun mental mereka.

Selain membangun budaya positif di lingkungan sekolah, Kemendikdasmen juga meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan. Pelatihan konseling diberikan baik kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK) maupun guru non-BK agar mereka mampu memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan. Dengan demikian, Kemendikdasmen perkuat budaya aman lewat peningkatan kompetensi tenaga pendidik secara menyeluruh.

“Kami mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk segera melaksanakan dan mengawal gerakan sekolah yang berbasis pada lingkungan yang aman dan nyaman,” katanya.

Atip juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Bagi Kemendikdasmen, sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang yang melindungi, memberdayakan, dan mendukung setiap anak Indonesia agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, sehat, dan siap menghadapi masa depan. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi pendidikan nasional yang berpusat pada anak.

Gerak Bersama Anak Indonesia 2026

Sebagai informasi, Gerak Bersama Anak Indonesia 2026 diawali dengan Fun Walk yang melibatkan anak dan keluarga. Kegiatan ini dilanjutkan dengan dialog lintas kementerian dan lembaga, pembacaan Deklarasi Gerak Bersama Anak Indonesia 2026, serta pemutaran film edukatif Children of Heaven. Melalui deklarasi tersebut, seluruh pihak menegaskan komitmen untuk menempatkan kepentingan terbaik anak dalam setiap kebijakan.

Kolaborasi lintas sektor diperkuat, dan satuan pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi menjadi tujuan bersama yang harus diwujudkan secara konsisten. Dengan demikian, Kemendikdasmen perkuat budaya aman lewat berbagai inisiatif yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik.