ITDC kembangkan ruang ekspresi seniman jadi daya tarik wisatawan
ITDC Menghadirkan Inovasi Budaya untuk Menarik Minat Wisatawan ke Nusa Dua
Transformasi Ruang Ekspresi Seniman Lokal
Bisadonasi.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau yang lebih dikenal dengan singkatan ITDC, sedang giat mengembangkan berbagai inisiatif untuk memperkuat daya tarik kawasan wisata The Nusa Dua. Salah satu upaya terbaru yang dilakukan adalah penciptaan ruang ekspresi bagi para seniman lokal melalui atraksi budaya yang segar dan inovatif. Langkah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih kaya bagi para pengunjung yang datang ke wilayah Kabupaten Badung, Bali.
Menurut General Manager I Made Agus Dwiatmika, kehadiran atraksi baru ini memiliki potensi signifikan dalam memperpanjang masa tinggal wisatawan di destinasi tersebut. Ia menyampaikan hal ini saat ditemui di Nusa Dua pada hari Jumat lalu. Menurutnya, para wisatawan tidak hanya mendapatkan hiburan biasa, tetapi juga pengalaman yang berkualitas dan autentik melalui interaksi langsung dengan budaya lokal yang hidup.
Filosofi Rwa Bhineda dalam Pertunjukan Modern
Atraksi budaya terbaru ini mengusung nama Cipta Rwa Loka, sebuah konsep yang terinspirasi dari filosofi mendalam masyarakat Pulau Dewata. Konsep Rwa Bhineda atau dua hal yang berbeda namun saling melengkapi menjadi fondasi utama dalam penyajian pertunjukan ini. Makna keseimbangan yang terkandung dalam filosofi tersebut diwujudkan melalui berbagai elemen pertunjukan yang dipadukan secara harmonis.
Nama Cipta Rwa Loka sendiri memiliki tiga lapisan makna yang sangat dalam. Pertama, Cipta melambangkan kesadaran dan daya kreativitas manusia yang tak terbatas. Kedua, Rwa berfungsi sebagai simbol dualitas dalam kehidupan. Ketiga, Loka merepresentasikan ruang kehidupan tempat seluruh dinamika tersebut berlangsung. Kombinasi ketiga makna ini mengajak penonton untuk merasakan harmoni antara tradisi Bali yang kental dengan modernitas yang terus berkembang.
“Wisatawan mendapatkan pengalaman berkualitas dan autentik sekaligus ini berpotensi memperpanjang masa tinggal,” kata General Manager I Made Agus Dwiatmika di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.
Penyajian Seni yang Memadukan Tradisi dan Teknologi
Pertunjukan Cipta Rwa Loka menghadirkan pengalaman visual yang memukau melalui perpaduan koreografi yang apik, musik yang mengiringi, kostum artistik yang indah, serta teknologi visual terkini. Semua elemen ini bekerja bersama untuk menciptakan suasana pertunjukan yang memadukan nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan inovasi kreatif secara seimbang.
Sebanyak puluhan seniman, baik dewasa maupun anak-anak, tampil dalam durasi sekitar 45 menit. Pentas ini berlangsung di Panggung Seni Taksu yang terletak di Peninsula Island, The Nusa Dua, Badung. Penonton dapat menikmati pertunjukan ini mulai pukul 19.00 WITA dengan tata cahaya warna-warni yang menambah kesan magis pada setiap adegan yang ditampilkan.
Dampak Ekonomi dan Pelestarian Budaya
Selain berfungsi sebagai hiburan, kreasi seni kontemporer ini juga memiliki peran penting dalam mengenalkan seni dan filosofi Bali kepada khalayak yang lebih luas dengan kemasan yang lebih modern. Aktivasi budaya ini tidak hanya meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
“Aktivasi budaya itu selain menambah kualitas pengalaman wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, pelestarian budaya, serta penciptaan nilai bersama untuk masyarakat,” imbuh dia.
Naluri Manca: Komunitas Seni yang Terus Berkembang
Cipta Rwa Loka merupakan karya terbaru dari komunitas seni dan budaya Bali, Naluri Manca, yang didirikan pada tahun 2020. Komunitas ini telah menunjukkan prestasi gemilang dalam dunia seni. Pada tahun 2022, kelompok seniman ini berhasil menjuarai ajang pencarian bakat yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional. Prestasi mereka semakin diakui ketika tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2024 melalui pementasan kolosal multi-genre seni yang memukau.
Kehadiran Cipta Rwa Loka di Nusa Dua menjadi bukti nyata komitmen ITDC dalam mengembangkan potensi budaya lokal sebagai aset wisata yang bernilai tinggi. Dengan pendekatan yang menggabungkan tradisi dan inovasi, destinasi ini terus bertransformasi menjadi tempat yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga kaya akan makna dan pengalaman bagi setiap pengunjung yang datang.
