InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara Soetta

InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara Soetta

InJourney tingkatkan pengawasan dan keamanan Bandara – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) berkolaborasi dengan Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Langkah ini dilakukan sebagai tanggapan terhadap kasus dugaan tindak pidana pencurian barang ekspor yang melibatkan pekerja operator kargo di kawasan tersebut. General Manager Bandara Soetta, Heru Karyadi, menyampaikan bahwa langkah penguatan keamanan ini telah membuahkan hasil yang positif dalam mengungkap praktik pencurian oleh oknum pekerja kargo. “Kami menyatakan bahwa InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta telah bersinergi untuk meningkatkan keamanan, dan berhasil mengungkap dugaan pencurian barang,” jelas Heru dalam wawancara di Tangerang, Sabtu.

Komitmen terhadap Standar Keamanan dan Pelayanan

Heru menekankan bahwa InJourney Airports terus berupaya memperkuat standar keamanan, keselamatan, serta kualitas pelayanan di Bandara Soetta, agar para penumpang merasa nyaman dan terlindungi. “Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Polres Bandara Soetta dalam menegakkan hukum di lingkungan bandara,” tambah Heru. Ia juga meminta seluruh pekerja di area bandara untuk mematuhi aturan yang berlaku. “Kami memiliki sistem pengawasan yang efektif, sehingga tindakan melanggar aturan dapat terdeteksi lebih cepat,” papar Heru. Kehadiran polisi di sektor operasional kargo diharapkan meminimalkan risiko kejahatan di masa depan.

“Kami berterima kasih kepada jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta yang terus berupaya menegakkan hukum di lingkungan bandara,” ujar Heru Karyadi.

Sebelumnya, Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya, telah menyita barang-barang ekspor yang dicurikan selama dua tahun terakhir, terutama tas merek Lululemon milik PT Pungkook Indonesia One. Kasus ini berawal dari laporan polisi Nomor LP/B/48/IV/2026/SPKT/Polresta Bandara Soekarno-Hatta/Polda Metro Jaya, yang diterima pada 27 April 2026. Dalam laporan tersebut, tiga tersangka—K, A, dan F—diamankan di Karawaci, Tangerang, pada 29 April 2026. “Kami melakukan investigasi mendalam terhadap alur logistik barang ekspor untuk mengidentifikasi titik lemah yang bisa dimanfaatkan pelaku,” jelas Kombes Wisnu Wardana, Kapolres Bandara Soetta.

Koordinasi Polisi dan Operator Kargo

“Kasus pencurian dan penadahan barang ekspor berupa tas merk Lululemon menjadi bukti keberhasilan kerja sama antara Polres Bandara Soetta dan InJourney Airports,” tambah Wisnu.

Dalam proses pemeriksaan, polisi melakukan audit menyeluruh terhadap sistem distribusi barang di kawasan kargo. Wisnu menjelaskan bahwa tindakan pencurian dilakukan secara sistematis, dengan pelaku mengambil barang yang disimpan di tempat yang tidak terawasi. “Dengan meningkatkan pengawasan, kami berharap bisa mencegah tindakan serupa di masa mendatang,” imbuh Wisnu. InJourney Airports juga berkomitmen untuk memperbaiki proses pengawasan, termasuk memperkuat pemeriksaan di area logistik dan meningkatkan keamanan untuk memastikan proses pengelolaan barang ekspor berjalan lancar.

Langkah-langkah penguatan keamanan ini tidak hanya untuk menangani kasus pencurian yang terjadi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga konsistensi layanan di Bandara Soetta. Heru Karyadi menegaskan bahwa InJourney Airports akan terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dan berbagai stakeholder lainnya guna menciptakan lingkungan yang aman dan terpercaya bagi seluruh pelaku industri penerbangan. “Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang, serta memastikan bahwa barang ekspor tidak lagi menjadi korban pencurian,” lanjut Heru.

Adapun hasil dari pengungkapan kasus ini, tiga tersangka berhasil ditangkap, dan barang-barang ekspor yang hilang berhasil dikembalikan. Wisnu Wardana menjelaskan bahwa kasus ini dianggap sebagai keberhasilan dalam kolaborasi antara polisi dan operator kargo. “Dengan penegakan hukum yang lebih ketat, kami yakin akan mengurangi peluang terjadinya kejahatan serupa di Bandara Soetta,” tutur Wisnu. InJourney Airports juga menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan visi mereka untuk menjadi bandara yang lebih aman dan profesional.

Di sisi lain, perusahaan eksportir yang menjadi korban pencurian ini memberikan apresiasi terhadap hasil penanganan kasus oleh pihak kepolisian dan InJ