Key Strategy: BNI perkuat ekosistem keuangan digital di Sekolah Al-Izhar

BNI perkuat ekosistem keuangan digital di Sekolah Al-Izhar

Key Strategy – Jakarta, Sabtu (9/5) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang lebih dikenal sebagai BNI, bersama Sekolah Al-Izhar yang berada di bawah Yayasan Anakku, meluncurkan inisiatif untuk memperkuat ekosistem keuangan digital di lingkungan pendidikan melalui keikutsertaan dalam acara Melodia 2026 Al-Izhar Music & Art Charity Festival di Jakarta. Acara ini menjadi platform strategis bagi BNI untuk memperkenalkan inovasi layanan perbankan digital kepada generasi muda sekaligus membangun hubungan yang lebih erat dengan komunitas pendidikan.

Festival yang digelar di Lapangan Perguruan Islam Al-Izhar, yang terletak di Pondok Labu, Jakarta, menjadi panggung untuk memeriahkan acara dengan berbagai aktivitas yang menarik. BNI tidak hanya hadir sebagai penyebarluas teknologi keuangan digital tetapi juga memperkenalkan berbagai program yang dirancang untuk memudahkan transaksi sehari-hari bagi peserta. Perusahaan menghadirkan layanan pembukaan rekening melalui aplikasi wondr by BNI, yang menawarkan hadiah berupa reward hingga Rp100.000 atau koper eksklusif kepada pengguna baru. Selain itu, BNI juga menyediakan promo pengajuan kartu kredit dengan cashback awal hingga Rp500.000, serta kemudahan tanpa biaya tahunan seumur hidup.

Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI, menjelaskan bahwa keterlibatan BNI dalam acara ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung inisiatif positif yang memperkuat kreativitas, kesadaran sosial, serta transformasi digital di lingkungan pendidikan. “Melalui partisipasi pada Melodia 2026, BNI berharap dapat terus hadir dalam berbagai kegiatan yang memperkuat kreativitas generasi muda, kepedulian sosial, dan mempercepat adopsi teknologi keuangan digital oleh masyarakat,” kata Okki dalam keterangan tertulis yang diterbitkan di Jakarta, Jumat (8/5).

Kegiatan yang berlangsung di booth BNI ini menawarkan berbagai pengalaman interaktif untuk peserta. Mini games menjadi daya tarik utama bagi siswa dan pelajar yang ingin memperoleh hadiah instan secara langsung. Tidak ketinggalan, BNI juga menyediakan layanan mini medical check up sebagai bentuk edukasi kesehatan. Fasilitas ini menunjukkan komitmen BNI untuk menyediakan layanan yang tidak hanya berfokus pada transaksi tetapi juga pada kesejahteraan peserta. Selain itu, pengunjung dapat meraih reward instan melalui berbagai metode, seperti pembukaan rekening atau penggunaan QRIS BNI sebagai sarana pembayaran nontunai.

BNI mendorong penggunaan sistem pembayaran nontunai di seluruh tenant yang terlibat dalam festival. Transaksi cashless melalui QRIS BNI menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan dan kemudahan dalam bertransaksi digital. Okki menegaskan bahwa program ini dirancang agar siswa, karyawan, serta orang tua siswa dapat lebih mudah mengakses layanan keuangan secara responsif dan aman. “QRIS BNI tidak hanya memfasilitasi transaksi yang efisien tetapi juga menjadi alat edukasi bagi peserta festival mengenai pentingnya transaksi tanpa uang fisik dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Program BNIdirect sebagai Pilar Transformasi Digital

Partisipasi BNI dalam Melodia 2026 disebut sebagai bagian dari implementasi layanan keuangan digital yang telah berjalan di lingkungan Sekolah Al-Izhar. Sebagai nasabah BNI, institusi pendidikan ini telah menikmati berbagai keuntungan melalui BNIdirect, platform yang menyediakan akses ke layanan perbankan secara terintegrasi. Dengan BNIdirect, sekolah dapat mengelola transaksi keuangan, seperti pembayaran administrasi, belanja rutin, dan distribusi dana secara lebih efisien.

Kehadiran BNI dalam festival ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai inovasi terkini, seperti pembukaan rekening digital melalui wondr by BNI yang disebut sebagai cara yang praktis untuk memperoleh akses ke layanan perbankan. Aplikasi ini menawarkan reward berupa hadiah fisik atau digital, seperti koper eksklusif, sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi pengguna. Program ini dirancang agar masyarakat, terutama generasi muda, lebih mudah memahami proses pembukaan akun serta manfaatnya dalam bertransaksi secara digital.

BNI juga menawarkan promo pengajuan kartu kredit yang menjadi daya tarik bagi calon nasabah. Promo ini mencakup cashback awal hingga Rp500.000, yang bisa digunakan untuk pembelanjaan sehari-hari, serta kebebasan dari biaya tahunan seumur hidup. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak individu untuk beralih ke sistem pembayaran nontunai yang lebih terjangkau dan efektif. “Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi keuangan yang inklusif, terutama bagi generasi muda yang sedang belajar mengelola uang secara mandiri,” ucap Okki.

Di samping itu, BNI memberikan fasilitas edukasi melalui berbagai kegiatan yang disediakan di booth. Mini games digunakan untuk menumbuhkan minat peserta terhadap teknologi digital, sementara mini medical check up menunjukkan bahwa layanan keuangan BNI tidak hanya fokus pada transaksi tetapi juga pada kesehatan dan kesejahteraan. Instant reward, seperti hadiah kecil atau voucher belanja, menjadi penguat bagi pengunjung yang ingin mengikuti acara sekaligus mengenal produk-produk BNI.

Okki Rushartomo menambahkan bahwa kolaborasi dengan Yayasan Anakku dan Sekolah Al-Izhar menjadi titik awal dari strategi BNI untuk meluaskan dampak layanan keuangan digital ke berbagai sektor. “Kemitraan ini akan terus berkembang seiring pemanfaatan layanan perbankan yang terintegrasi, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan institusi pendidikan modern,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa BNI berupaya menghadirkan solusi yang mendukung transaksi sekolah, kebutuhan karyawan, serta kebutuhan orang tua siswa secara terpadu.

Dalam festival yang berlangsung pada 9 Mei ini, BNI juga menekankan pentingnya inklusi keuangan digital di Indonesia. Okki mengatakan bahwa kehadiran BNI di lingkungan pendidikan adalah langkah strategis untuk memastikan akses yang merata terhadap layanan perbankan. “Kami yakin bahwa kolaborasi dengan institusi seperti Sekolah Al-Izhar akan memperkuat kesadaran masyarakat tentang manfaat transaksi digital, terutama dalam konteks pendidikan yang semakin modern,” tegasnya.

Festival ini bukan