Antasyafi persembahkan medali pertama Indonesia dari Asian Beach Games
Antasyafi persembahkan medali pertama Indonesia dari Asian Beach Games
Antasyafi persembahkan medali pertama Indonesia – Jakarta – Atlet panjat tebing Antasyafi Robby Al Hilmi membawa pulang medali pertama Indonesia di ajang Asian Beach Games Sanya 2026. Prestasi ini diraih dalam kategori speed putra dengan medali perak yang dinilai sebagai pencapaian penting bagi olahraga panjat tebing nasional. Robby, yang berusia 18 tahun, mengungkapkan kepuasan setelah berhasil meraih perak meskipun sempat mengalami kegagalan di babak kualifikasi. “Menurut Robby, hasilnya di babak kualifikasi tidak memuaskan karena dari empat percobaan hanya satu yang berhasil, namun ia yakin bisa bangkit di final dan Alhamdulillah akhirnya meraih silver,” jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
Perjalanan Menuju Medali Perak
Dalam kompetisi ini, Robby menunjukkan performa yang stabil sepanjang perjalanan hingga babak final. Di babak kualifikasi pagi hari, dia mencatat waktu 4,94 detik, menduduki peringkat tujuh dan berhasil lolos ke babak 16 besar. Langkah berikutnya membawa Robby ke pertandingan melawan Shuto Fujino dari Jepang. Meskipun sempat tertinggal, Robby mampu mengejar ketertinggalan dengan mencatat waktu 4,89 detik, yang memperkuat posisinya di delapan besar. Di babak tersebut, ia melawan Ryo Omasa, juga dari Jepang, dengan waktunya 4,98 detik.
Babak semifinal menjadi ujian berikutnya bagi Robby. Dalam pertandingan melawan Rishat Khaibulin dari Kazakhstan, ia memperlihatkan kekuatan sejati dengan menorehkan catatan waktu 4,81 detik, yang mengantarkan dia ke babak final. Di sana, Robby harus menghadapi atlet China, Zhao Yicheng, yang dianggap sebagai favorit utama. Meskipun terjadi false start di awal pertandingan, Robby tetap menunjukkan kemampuan teknik yang mumpuni dan berhasil menyelesaikan dengan waktu 4,89 detik. Akibatnya, Zhao meraih medali emas, sementara Robby menyimpan medali perak sebagai pencapaian.
“Saya sangat senang kompetisi di Sanya, cuacanya bagus, orangnya, budayanya juga bersahabat. Terlebih ini merupakan kompetisi pertama saya di Asian Beach Games,” ujar Robby, yang mempertahankan semangat tinggi meskipun merasa sedikit kecewa karena beberapa kesalahan yang menghambatnya meraih medali emas.
Dalam perjalanan menuju medali perak, Robby menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik. Walaupun mengalami kegagalan di babak kualifikasi, ia mampu bangkit dan menunjukkan kemajuan signifikan di babak-babak berikutnya. Hasil ini tidak hanya menjadi penghargaan bagi dirinya, tetapi juga memberi semangat bagi atlet lainnya dalam tim panjat tebing Indonesia. “Ini bukan sekadar kemenangan pribadi, tetapi juga pengakuan bagi seluruh tim dan penggemar yang mendukung kami,” tambah Robby.
Komentar Chef de Mission
Chef de Mission Tim Indonesia untuk Asian Beach Games Sanya 2026, Krisna Bayu, memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan Robby. “Robby masih muda, dengan dia dapat medali di Asian Beach Games ini tandanya ia mempunyai peluang untuk berprestasi lebih tinggi lagi,” kata Bayu, menegaskan bahwa Robby adalah contoh nyata dari generasi muda yang bisa melambungkan nama Indonesia di panggung internasional.
Dalam penyelenggaraan Asian Beach Games Sanya 2026, Indonesia berhasil meraih satu medali perak per 28 April 2027. Hasil ini membawa tim panjat tebing berada di peringkat 17 dalam tabel perolehan medali. Meski mencapai target minimal, Robby berharap bisa lebih baik di babak estafet speed yang akan digelar esok hari, Rabu, sebagai penampilan terakhir tim Indonesia dalam ajang ini.
Sebagai salah satu atlet muda berbakat, Robby mengejar ambisi untuk menjadi juara dunia dalam kategori speed. “Saya ingin terus berkembang dan membuktikan bahwa Indonesia bisa bersaing di tingkat internasional,” ujarnya, menunjukkan tekad yang kuat. Kemenangan ini juga menjadi pengingat bahwa olahraga panjat tebing Indonesia masih dalam proses pengembangan, tetapi sudah menunjukkan potensi.
Di samping Robby, beberapa atlet lainnya juga berusaha mempersembahkan prestasi. Raharjati Nursamsa, atlet putra, terhenti di babak delapan besar, sementara Aditya Tri Syahria dan Ramaski Aswin Kristanto kandas di babak 16 besar. Di kategori putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Puja Lestari, dan Kadek Adi Asih juga tidak mampu melangkah lebih jauh, sedangkan Amanda Narda Mutia terhenti di babak 16 besar.
Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam olahraga panjat tebing. Sebagai acara multi-sport yang digelar setiap dua tahun sekali, ajang ini menawarkan panggung untuk atlet-atlet muda menunjukkan bakat. Robby’s kemenangan perak memberi harapan baru bahwa Indonesia bisa berkiprah lebih besar di masa depan. “Saya ingin melanjutkan pencapaian ini dan membawa medali emas dalam kompetisi berikutnya,” ujar Robby, menegaskan tekadnya untuk meningkatkan kualitas latihan dan konsentrasi di setiap pertandingan.
