Humaniora sepekan – alkes eliminasi TB hingga kelancaran haji

Humaniora sepekan, alkes eliminasi TB hingga kelancaran haji
Jakarta – Berita humaniora dalam satu minggu terakhir tetap menjadi pembacaan yang menarik, mulai dari kemajuan teknologi kesehatan untuk mengatasi penyakit tuberkulosis (TB) hingga upaya Arab Saudi memastikan pelaksanaan haji tahun 2026 berjalan lancar. Berikut poin-poin utama yang layak diperhatikan.
Inovasi Teknologi Kesehatan untuk Eliminasi TB
Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta percepatan pengembangan alat kesehatan (alkes) sebagai bagian dari strategi mengurangi kasus TB di Indonesia. Mereka menyoroti pentingnya kebijakan yang lebih ketat, peningkatan inovasi, serta keberlanjutan produk kesehatan dalam negeri.
“Penguatan regulasi, percepatan inovasi kesehatan, dan pengembangan produk lokal harus menjadi prioritas,” kata pernyataan resmi dari lembaga tersebut.
Pengamanan Haji 2026
Arab Saudi mengungkapkan komitmen untuk menjaga kelancaran penyelenggaraan haji pada tahun depan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan ibadah massal tersebut tidak terganggu oleh faktor-faktor luar seperti keterbatasan infrastruktur atau krisis kesehatan.
Berdasarkan laporan Kemenkes, angka diagnosa TB di Tanah Air masih tinggi, mencapai sekitar 867 ribu kasus dalam setahun terakhir. Fakta ini menegaskan perlunya terobosan teknologi untuk mempercepat eradikasi penyakit menular ini.
