Alcaraz akui tidak bermain bagus melawan Sinner di final Monte-Carlo
Alcaraz Akui Tidak Bermain Baik Melawan Sinner di Final Monte-Carlo
Jakarta, Senin
Jakarta menjadi tempatnya mengungkapkan kekecewaan setelah kalah dalam babak puncak Monte-Carlo Masters. Petenis Spanyol itu mengakui kinerjanya kurang maksimal pada momen kritis, yang memicu kegagalan mempertahankan gelar.
“Saya merasa banyak peluang yang muncul, tapi saya gagal memanfaatkannya. Begitu banyak gim, poin, serta situasi 15-30 dan 0-30 yang tidak saya ambil keuntungannya,” ujar Alcaraz.
Dalam kondisi angin berputar, Alcaraz sempat unggul satu break di kedua set. Namun, ia mengalami kesalahan fatal saat tertinggal dalam tie-break pertama, yang akhirnya mempercepat kekalahan. Total kesalahan sendiri mencapai 45 poin.
“Kondisi hari ini sangat berat, karena saat angin kencang, saya mengira diri saya sedang bermain hebat. Namun, angin berubah arah terus-menerus, membuat sulit memahami alur permainan,” tambah Alcaraz.
Sinner kini menaikkan catatan pertemuan menjadi 7-10, termasuk 2-3 di lapangan tanah liat. Meski Alcaraz pernah menang di Roland Garros dan Roma, ia tidak terkejut dengan level permainan Sinner di Monako.
“Kita telah melihat kemampuan Jannik di lapangan tanah liat dan ia terus berkembang setiap tahun. Levelnya sangat berbahaya bagi semua pemain,” jelas Alcaraz.
Alcaraz meninggalkan Monte-Carlo dengan rekor 21-3 menurut statistik ATP. Ia akan tampil di turnamen ATP 500 Barcelona minggu depan.
