Isu Penting: Van Gastel soroti penyelesaian akhir PSIM
Van Gastel Soroti Kemampuan Finishing PSIM
Jakarta – Pelatih tim PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menekankan pentingnya kemampuan mengubah peluang menjadi gol sebelum pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat sore pukul 15.30 WIB. Ia mengungkapkan bahwa kelemahan ini menjadi penyebab utama stagnasi Laskar Mataram, yang hanya meraih kemenangan satu kali dalam sembilan pertandingan terakhir.
“Kami membutuhkan energi besar untuk menghasilkan peluang, serta banyak peluang untuk memperoleh gol,” jelas Van Gastel dalam jumpa pers pra-laga, seperti dilaporkan situs resmi PSIM pada Kamis.
Posisi PSIM kini tergerus ke peringkat delapan klasemen dengan 38 poin. Kondisi ini bisa berubah lagi jika Bali United, yang berada di peringkat kesepuluh, menambah poin. Van Gastel menjelaskan bahwa kehilangan Fahreza Sudin akibat akumulasi kartu kuning menjadi tantangan, sementara Rakhmatzoda telah kembali ke skuad.
“Fahreza Sudin absen karena suspensi, dan Rakhmatsho sudah siap bermain,” ucap pelatih asal Belanda tersebut.
Gelandang muda Savio Sheva menyatakan bahwa semua pemain Laskar Mataram siap memberikan yang terbaik dalam laga penting ini. Ia menekankan pentingnya meraih tiga poin setelah kehilangan poin di pertandingan terakhir.
“Semua pemain komited memenangkan pertandingan besok. Karena kita tahu, kemenangan di laga terakhir lalu sudah terlewat, jadi besok tiga poin adalah prioritas mutlak,” tegas Sheva.
Pemain asal Yogyakarta itu juga menambahkan bahwa ia tidak merasa tertekan meski sering dimasukkan ke starting eleven. “Apakah main dari awal atau separuh pertandingan, saya tetap berusaha maksimal,” pungkasnya.
