Rencana Khusus: Legislator dorong penguatan sektor swasta jaga perekonomian nasional
Legislator Mendorong Penguatan Sektor Swasta untuk Menjaga Stabilitas Perekonomian Nasional
Kota Jakarta – Robert Joppy Kardinal, anggota DPR, menekankan peran penting sektor swasta dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional selama situasi global yang tidak stabil akibat konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok dunia. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor utama dalam memperkuat fondasi perekonomian Indonesia, terutama di tengah tantangan yang berlangsung jangka panjang.
Robert menyoroti dampak langsung konflik global, khususnya di wilayah Timur Tengah, yang mengganggu alur distribusi barang. Ia menambahkan, bahkan setelah perang selesai, pemulihan ekonomi tidak terjadi secepat yang diharapkan dan memerlukan proses yang berkala.
“Peperangan ini menghambat rantai pasok global. Bahkan, setelah konflik berakhir, pemulihan ekonomi akan memakan waktu lama,” tuturnya.
Dalam kondisi tersebut, Robert menggarisbawahi bahwa inovasi dan kreativitas pelaku usaha menjadi penentu utama untuk tetap bertahan dan berkembang di tengah tekanan pasar. Ia menyebutkan bahwa ekspansi Sanwa Group ke Serpong, Tangerang Selatan, menjadi bukti nyata sektor swasta mampu tumbuh meski menghadapi tantangan ekonomi global.
“Meski usaha yang dibuka kecil, dampaknya besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Ini membantu pemerintah menjaga ekonomi tetap berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, Patricia L, Direktur Sanwa Group, menjelaskan bahwa pembukaan outlet baru di Serpong bukan hanya untuk memperluas pasar, tetapi juga untuk menciptakan peluang kerja bagi masyarakat daerah. Menurutnya, produk yang ditawarkan memiliki keterkaitan dengan program nasional, terutama di bidang perumahan.
“Kami harap bisa berkontribusi dalam program pemerintah, seperti pembangunan jutaan rumah, dengan menyediakan bahan yang berkualitas dan efisien,” katanya.
Robert menyatakan bahwa produk inovatif Sanwa Group, seperti penggunaan material aluminium sebagai pengganti kayu, membantu mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam. Hal ini, katanya, berkontribusi pada kelestarian hutan dan ekosistem. Ia menilai, inovasi tersebut memiliki potensi masuk ke dalam strategi pembangunan nasional.
Dalam rangka menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia, Robert yakin bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta harus terus diperkuat. Dengan inovasi berkelanjutan dan kerja sama yang harmonis, ekonomi nasional diharapkan tetap resilien meski menghadapi tekanan global.
