Kemkomdigi konsisten tingkatkan kapasitas perempuan pelaku UMKM

1000851447

Kemkomdigi Terus Perkuat Kapasitas Perempuan dalam Sektor UMKM

Bisadonasi.com – Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menunjukkan komitmen jangka panjang melalui berbagai program yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas perempuan yang berkecimpung sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Langkah ini diambil dengan kesadaran bahwa kontribusi usaha perempuan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kerakyatan di Indonesia. Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kemkomdigi, Marroli J. Indarto, menjelaskan bahwa salah satu aspek penting yang terus diasah dalam program tersebut adalah kemampuan memanfaatkan teknologi digital. Meskipun jumlah pelaku UMKM perempuan cukup besar, akses untuk memperluas jangkauan bisnis mereka seringkali lebih terbatas dibandingkan rekan-rekan laki-laki.

Menyikapi Ketimpangan Peluang

Marroli menyoroti bahwa angka partisipasi yang tinggi belum tentu mencerminkan peluang yang setara. Menurutnya, tantangan utama bukan terletak pada kemampuan perempuan untuk berkembang, melainkan pada ketersediaan infrastruktur dan dukungan yang kurang memadai. “Angka yang besar belum selalu berarti peluang yang setara. Ini yang perlu kita garisbawahi, bukan soal perempuan tidak mampu bertumbuh, tetapi soal tangga yang mereka panjat lebih sedikit pijakan,” jelas Marroli dalam keterangannya yang diterima pada hari Rabu.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam memberdayakan perempuan pelaku usaha. Bukan hanya tentang pelatihan keterampilan, tetapi juga memastikan bahwa setiap langkah perkembangan usaha didukung oleh ekosistem yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan spesifik perempuan.

Data dan Realitas Lapangan

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tercatat sebanyak 64,5 persen dari total 65,5 juta usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia dikelola oleh perempuan. Angka ini menunjukkan dominasi perempuan dalam sektor UMKM, terutama pada skala usaha yang lebih kecil. Namun, fenomena menarik muncul ketika kita melihat tren seiring dengan peningkatan skala perusahaan. Jumlah perempuan sebagai pemilik usaha justru mengalami penurunan signifikan.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Oleh karena itu, berbagai inisiatif terus digalakkan untuk memperkuat kapasitas sekaligus memperluas jejaring perempuan pelaku usaha. Tujuannya jelas, yaitu memastikan bahwa perempuan tidak hanya hadir di tingkat dasar, tetapi juga mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Program Terbaru di Surabaya

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Kemkomdigi baru-baru ini menghadirkan program bagi para pelaku UMKM wanita melalui acara temu bicara bertajuk “She-Connects: Perempuan Go Digital, UMKM Go Beyond”. Kegiatan yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (29/7) ini diikuti oleh sekitar 250 perempuan dari berbagai kalangan. Peserta berasal dari kalangan UMKM, komunitas bisnis, perguruan tinggi, serta ekosistem digital yang saling terhubung.

Melalui penyelenggaraan Talkshow “She-Connects: Perempuan Go Digital, UMKM Go Beyond”, Kemkomdigi mengharapkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar wadah berbagi pengalaman, tapi juga dapat membangun koneksi, memperkuat kapasitas, dan membuka jalan. Marroli menambahkan bahwa kemitraan dan jaringan yang kuat akan membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan daya saing di era digital.

Narasumber Inspiratif

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yakni pelaku UMKM wanita dan pemengaruh Ayana Jihye Moon, pendiri usaha Doesoen Roti dan The Overtee Stefani Angelia, serta pendiri usaha Namira Ecoprint Yayuk Agustin. Mereka berbagi pengalaman membangun usaha, memanfaatkan teknologi digital, dan memperluas pasar melalui inovasi serta kolaborasi.

“Angka yang besar belum selalu berarti peluang yang setara. Ini yang perlu kita garisbawahi, bukan soal perempuan tidak mampu bertumbuh, tetapi soal tangga yang mereka panjat lebih sedikit pijakan,” ujar Marroli dalam keterangannya.

Kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan ini diharapkan dapat menciptakan dampak berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi digital yang semakin berkembang, perempuan pelaku UMKM memiliki potensi besar untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat. Program-program semacam ini menjadi jembatan penting menuju kesetaraan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Frequently Asked Questions

What is Kemkomdigi konsisten tingkatkan kapasitas perempuan pelaku?

Kemkomdigi konsisten tingkatkan kapasitas perempuan pelaku is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kemkomdigi konsisten tingkatkan kapasitas perempuan pelaku matter?

Kemkomdigi konsisten tingkatkan kapasitas perempuan pelaku matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.