Pembahasan Penting: Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia

Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia

Ratu Máxima menyelesaikan rangkaian kegiatan kunjungannya ke Indonesia pada 27 November 2025, setelah tiga hari berada di tanah air. Ia tampil dalam peran sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan, bukan dalam kapasitas Ratu Belanda. Dalam kunjungannya, ia terlibat dalam berbagai pertemuan dan acara yang berfokus pada perkuatan kesehatan keuangan masyarakat serta kebijakan inklusif.

Kunjungan ke Wilayah Tertentu

Kunjungan Ratu Máxima dimulai dengan pengunjungan pabrik garmen di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Selanjutnya, ia menghadiri acara di Kampung Batik Laweyan, Solo, untuk mendiskusikan pengelolaan keuangan masyarakat. Di Kota Jakarta, ia juga melakukan dialog dengan perwakilan lembaga keuangan dan pemangku kepentingan.

Sebagai bagian dari misinya, Ratu Máxima menghadiri pertemuan Women’s World Banking di Pura Mangkunegaran, Solo. Di sana, ia berdiskusi dengan generasi muda, mahasiswa, serta pengusaha mengenai pengalaman mereka dalam mengakses produk keuangan. Selain itu, ia turut serta dalam diskusi meja bundar di kantor PBB di Jakarta, yang melibatkan organisasi pembangunan internasional.

Pengembangan Ekonomi dan Perumahan

Di Kabupaten Bekasi, Ratu Máxima meninjau kompleks rumah subsidi Gran Harmoni Cibitung. Ia berinteraksi langsung dengan warga yang tinggal di perumahan tersebut dan mengeksplorasi mekanisme angsuran yang menggunakan sistem pembayaran sampah. Proses penandatanganan akad jual beli rumah juga menjadi fokus perhatiannya.

Pada hari Rabu (26 November), Ratu Máxima mengunjungi International Finance Corporation (IFC) sebagai bagian dari Grup Bank Dunia. Diskusi di sana mengupas pengembangan pinjaman yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Sebelumnya, ia juga berbicara dengan perusahaan-perusahaan di Deloitte Indonesia mengenai upaya meningkatkan kesejahteraan finansial karyawan dan klien.

Agenda Terakhir di Jakarta

Kamis, 27 November, Ratu Máxima menutup kunjungan dengan menghadiri acara literasi finansial bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Keuangan. Setelah itu, ia bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka untuk menyampaikan kesan dan hasil dari perjalanan ini, termasuk pertemuan empat mata serta jamuan makan siang.