Yang Dibahas: Lamine Yamal pastikan Barcelona akan berjuang sampai akhir
Lamine Yamal Yakin Barcelona akan Berjuang Hingga Akhir
Jakarta – Pemain muda FC Barcelona, Lamine Yamal, menegaskan bahwa timnya akan memperjuangkan tiket ke babak semifinal Liga Champions dalam leg kedua perempat final melawan Atletico Madrid. Pertandingan ini akan berlangsung di Civitas Metropolitano pada Rabu (15/4) pukul 02.00 WIB, setelah Barca kalah 0-2 di Camp Nou dalam leg pertama pekan lalu. Untuk bisa melangkah, mereka perlu meraih kemenangan dengan selisih tiga gol di kandang lawan.
Kekalahan di Leg Pertama Berdampak pada Kehadiran Yamal
Pada jumpa pers pra-pertandingan, Senin, Yamal menyampaikan komitmennya. “Kami berjanji bahwa jika tersingkir besok, kami akan berjuang sampai akhir,” ujarnya. Kekalahan pada leg pertama tak lepas dari situasi di mana Barca bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-44 akibat kartu merah yang diterima Pau Cubarsi. Dua gol yang tercipta, yaitu Julian Alvarez di menit ke-45 dan Alexander Sorloth di menit ke-70, membuat agregat pertandingan menjadi 2-0 untuk Atletico.
“Ini belum berakhir! Comeback sangat mungkin, dan itulah sebabnya kami di sini,” tambah Yamal, yang kini berusia 18 tahun.
Konfrontasi Keenam dalam Musim Ini
Leg kedua di Civitas Metropolitano adalah pertemuan keenam Barca dan Atletico musim ini. Sebelumnya, kedua tim sudah bertanding di Liga Spanyol dan Copa del Rey. Barca memenangkan dua pertandingan di liga, tetapi gagal meraih kemenangan di babak semifinal Copa del Rey, di mana agregat akhirnya berakhir 3-4. Meski demikian, Yamal percaya bahwa pertemuan di leg kedua akan berbeda dari pertandingan sebelumnya.
Harapan untuk Hasil Lebih Baik
“Kami tidak akan membiarkan satu menit pun tanpa tekanan dan kecepatan,” tegas Yamal. “Kami akan memberikan segalanya,” katanya. Musim ini, Yamal telah mencatatkan 22 gol dan 18 assist, menunjukkan konsistensi serta peran pentingnya dalam lini serang Barca. Dengan catatan tersebut, ia optimis timnya bisa memperbaiki performa di leg kedua, terlepas dari keterbatasan di babak pertama.
