Pelajar SMAN 55 jejakkan kaki di Istana tepat di Hari Anak Nasional

khrisna-edit-1784837398-5c70f93053

Ratusan Murid SMAN 55 Jakarta Meriahkan Kunjungan ke Istana di Hari Anak Nasional

Bisadonasi.com – Kamis yang lalu, ratusan siswa dari SMA Negeri 55 Jakarta mendapatkan kesempatan langka untuk mengunjungi Istana Kepresidenan Jakarta. Kunjungan istimewa ini diselenggarakan dalam rangka program “Istana untuk Anak Sekolah” yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional. Pengalaman tersebut tidak hanya memperkenalkan para pelajar pada sejarah bangsa dan simbol-simbol kenegaraan, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk berani bermimpi dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Pengalaman Pertama yang Berharga

Zhafirah Zeta, salah satu pelajar yang ikut serta dalam kunjungan tersebut, mengungkapkan bahwa kesempatan menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan merupakan pengalaman yang selama ini hanya bisa dia bayangkan melalui layar televisi. Menurutnya, momen ini sangat berkesan karena ini juga pertama kali baginya yang biasanya hanya melihat Istana Kepresidenan itu melalui layar kaca, dari YouTube, dari TV.

“Ini merupakan momen yang tidak bisa terbayarkan betapa menyenangkannya, karena ini juga pertama kali bagi saya yang biasanya hanya melihat Istana Kepresidenan itu melalui layar kaca, dari YouTube, dari TV,” ujarnya.

Sementara itu, Septian Ramdhany, seorang pelajar lainnya, menyatakan kagum terhadap kemegahan kompleks Istana yang menjadi motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Ia merasa sangat senang, apalagi di sini banyak ruangan-ruangan yang terlihat sangat indah. Apalagi itu membuat semangatnya membara sekali untuk ingin masuk ke Istana ini dengan pangkat yang setara dengan pejabat-pejabat seperti itu.

“Benar-benar senang banget, apalagi di sini banyak ruangan-ruangan yang terlihat sangat indah. Apalagi itu membuat semangat saya itu membara sekali ya ingin masuk ke Istana ini dengan pangkat yang setara dengan pejabat-pejabat seperti itu,” katanya.

Mengenal Lebih Dekat Istana Kepresidenan

Selama berkeliling, para siswa menyaksikan berbagai sudut Istana, mulai dari Aula Hoegeng, ruang kerja Presiden, koleksi patung, hingga lampu kristal bersejarah yang semakin memperkaya pengalaman mereka. Bagi Arneo Rajasa dan Shaniza Rashadya, kunjungan tersebut membuka wawasan baru tentang pemerintahan. Shaniza menjelaskan bahwa pengalaman pertama untuk mengunjungi Istana Presiden juga dapat pengetahuan baru, terus bisa merasakan gimana rasanya jadi menteri terus bisa ke ruang-ruang rapat.

“Menurut aku pengalaman yang pertama untuk mengunjungi Istana Presiden juga dapat pengetahuan baru, terus bisa merasakan gimana rasanya jadi menteri terus bisa ke ruang-ruang rapat,” ucap Shaniza.

Kesan mendalam juga disampaikan Anna Nadiatun Nabilah dan Yuge Abdihan Putra. Keduanya berharap pengalaman serupa dapat dirasakan oleh anak-anak di seluruh Indonesia. Anna menambahkan bahwa semoga apa yang mereka rasakan dapat juga dirasakan oleh anak-anak seluruh Indonesia tanpa terkecuali.

“Semoga apa yang kita rasakan dapat juga dirasakan oleh anak-anak seluruh Indonesia tanpa terkecuali,” ujarnya.

Menumbuhkan Semangat Generasi Muda

Di balik rasa kagum itu, para pelajar juga membawa pulang semangat baru. Zhafirah mengajak generasi muda agar berani menyampaikan gagasan demi masa depan bangsa. Ia mendorong agar kita kuatkan lagi semangat kita bersama-sama, kita berani untuk menyuarakan ide-ide kita, inspirasi kita, inovasi kita untuk negara Indonesia ke depannya.

Salah seorang guru pendamping, Reisti Hudatul, menilai program “Istana untuk Anak Sekolah” memberikan manfaat bagi para siswa. Dia berharap, program ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar langsung di Istana. Reisti menjelaskan bahwa harapannya program ini terus berlanjut, sehingga banyak murid dapat mengambil pelajaran, dan juga dapat bersama-sama untuk saling memahami bahwa Istana juga memberikan banyak peluang bagi mereka di kemudian hari.

Pada peringatan Hari Anak Nasional, ia menyampaikan pesan untuk anak-anak Indonesia. Reisti berpesan agar selamat Hari Anak Nasional, kepada anak-anak di Indonesia, jangan pernah berhenti untuk bermimpi, terus berjuang dan mencapai cita-cita.

Program “Istana Untuk Anak Sekolah” terus dihadirkan sebagai ruang belajar yang membuka akses anak-anak Indonesia untuk mengenal lebih dekat sejarah bangsa, nilai-nilai kebangsaan, serta simbol-simbol negara. Melalui pengalaman langsung di Istana Kepresidenan, diharapkan tumbuh generasi muda yang berkarakter, percaya diri, dan memiliki semangat mengabdi untuk Indonesia.