Kunjungan Penting: Pangdam Udayana berikan rumah bagi keluarga prajurit gugur di Lebanon

Pangdam Udayana berikan rumah bagi keluarga prajurit gugur di Lebanon

Denpasar, Jawa Tengah – Mayjen TNI Piek Budyakto, Pangdam IX/Udayana, mengunjungi keluarga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Pemberian bantuan berupa satu unit rumah disampaikan sebagai penghargaan atas dedikasi almarhum yang mengorbankan jiwa untuk bangsa dan negara.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Asisten Personel Kasdam IX/Udayana, Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian, pada Sabtu (4 April). Selain rumah lengkap dengan perabot, keluarga prajurit yang diberi bantuan juga menerima sepeda motor dan beberapa kebutuhan tambahan untuk memudahkan kehidupan.

Keluarga almarhum, yang terdiri dari istri Hana Dita Anjani dan putrinya berusia tujuh bulan, menyambut baik kehadiran Pangdam. Kehadiran ini dianggap sebagai bentuk dukungan emosional bagi keluarga yang sedang berduka.

“Langkah ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga kesejahteraan keluarga prajurit,” ujar Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman.

Dalam kesempatan serupa, jenazah tiga prajurit TNI yang gugur diterima secara militer di Bandara Soekarno-Hatta. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, sebelum diangkut ke tempat kembalinya untuk dimakamkan secara resmi.

Prajurit yang meninggal di Lebanon adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon. Jenazah mereka akan disemayamkan di taman makam pahlawan masing-masing: TMP Cikutra, Bandung; TMP Giri Dhamoloyo II, Magelang; serta TMP Giripen, Kulonprogo, DIY.

Pangdam IX/Udayana menekankan bahwa bantuan kepada keluarga prajurit yang gugur adalah bentuk tanggung jawab institusi. Ia berharap pengabdian para anggota TNI tetap diingat dan menjadi contoh bagi prajurit lainnya.