Agenda Utama: BPPB gencarkan Gerakan Literasi Nasional di Babel
BPPB Tingkatkan Literasi Bahasa di Babel
Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi salah satu lokasi yang dituju Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) untuk mendorong Gerakan Literasi Nasional. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. “Gerakan literasi penting untuk mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam memperkuat kemampuan sumber daya manusia,” jelas Kepala BPPB, Hafidz Muksin saat hadir dalam peresmian Gedung Kantor Bahasa Babel di Pangkalpinang, Senin.
Pembangunan Gedung Kantor Bahasa
Dalam pidatonya, Hafidz Muksin menyoroti peran Gedung Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung sebagai pusat pengembangan literasi bahasa Indonesia dan daerah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Hidayat Arsani yang telah menghibahkan lahan untuk membangun gedung ini. Alhamdulillah, pembangunan selesai dalam empat bulan,” ujarnya. Gedung ini berfungsi untuk menyusun, menyebarkan, serta melestarikan pengetahuan tentang bahasa kepada masyarakat dan pelaku sastra.
“Tanpa bahasa Indonesia yang dipelopori Sumpah Pemuda pada 1928, persatuan, kesatuan, dan kedaulatan bangsa mungkin belum tercapai. Bahasa ini menjadi pondasi perjuangan nasional, dan penggunaannya tetap dihormati dalam menjaga keutuhan persatuan,” kata Hafidz Muksin.
Dia menegaskan bahwa Bahasa Indonesia memiliki peran vital dalam memperkuat kedaulatan bangsa. “Tujuan pembangunan negara mencerdaskan kehidupan bangsa, yang tertuang dalam UUD 1945. Tanpa kemampuan baca, tulis, dan bahasa yang baik, tujuan tersebut tidak akan terwujud,” lanjutnya. Oleh karena itu, BPPB berupaya aktif dalam meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang literasi dan komunikasi.
