Yang Terjadi Saat: Singapura-Kamboja teken MoC ketahanan pangan perkuat perdagangan beras

Singapura-Kamboja teken MoC ketahanan pangan perkuat perdagangan beras

Singapura dan Kamboja telah meneken kesepakatan kerja sama (MoC) pada hari Jumat untuk meningkatkan stabilitas pangan dan memperkuat pertukaran beras antar kedua negara, terutama dalam suasana ketidakpastian global yang mengancam rantai pasokan. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura, yang menyebutkan bahwa upaya ini bertujuan mengurangi risiko gangguan pasokan makanan akibat dinamika internasional yang semakin kompleks.

Menurut pernyataan resmi, kedua negara menyepakati komitmen bersama dalam memastikan kebebasan perdagangan dan menghindari pembatasan yang berlebihan. Kamboja setuju memfasilitasi ekspor beras ke Singapura sesuai dengan aturan yang disetujui bersama, berdasarkan kebutuhan pasar. MoC ini juga memperkuat hubungan ekonomi bilateral dalam bidang pertanian dan logistik.

“Geopolitik yang tengah memanas telah meningkatkan ancaman terhadap ketersediaan bahan makanan secara global. Perjanjian ini memberikan manfaat saling menguntungkan, memperjelas kerja sama antar negara dalam menjaga keberlanjutan pasokan,” kata Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup serta Menteri Perdagangan Singapura, Grace Fu.

Kesepakatan antara Singapura dan Kamboja ini menjadi perjanjian ketahanan pangan ketiga yang ditandatangani oleh negara tersebut, setelah sebelumnya meneken MoC serupa dengan Vietnam dan Thailand. Menurut pernyataan, kemitraan seperti ini krusial dalam menghadapi situasi krisis pasokan, baik karena konflik regional maupun perubahan iklim.