Yang Dibahas: Menlu Iran bahas konflik dengan Menlu Rusia dan India

Menlu Iran bahas konflik dengan Menlu Rusia dan India

Pada hari Minggu (5/4), Seyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, melakukan diskusi serta pertukaran pendapat dengan rekan-rekannya dari Rusia dan India terkait perang yang berlangsung di kawasan. Komunikasi ini dilakukan melalui dua panggilan telepon terpisah, yang diadakan di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Pembicaraan Melalui Sambungan Telepon

Di dalam pertemuan tersebut, Araghchi menyampaikan perkembangan terkini di wilayah Timur Tengah, termasuk dampak keamanan dan ekonomi akibat tindakan “agresi” dari Amerika Serikat dan Israel. Ia juga menyoroti serangan terhadap berbagai infrastruktur Iran dalam 37 hari terakhir, seperti fasilitas industri, rumah sakit, sekolah, area pemukiman, serta pusat nuklir.

Arah kebijakan AS dan Israel dalam beberapa bulan terakhir telah menimbulkan serangkaian kejahatan terhadap rakyat Iran, termasuk serangan terhadap sistem produksi dan kehidupan sehari-hari warga, serta ancaman terhadap keamanan nasional.

Konsekuensi Agresi AS dan Israel

Araghchi meminta pihak-pihak yang memiliki pengaruh di Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah-langkah yang berlandaskan hukum internasional dan bertanggung jawab. Ia menekankan semangat rakyat serta pasukan Iran yang gigih dalam melindungi kepentingan dan keamanan negara, sambil memperingatkan risiko perluasan konflik terhadap stabilitas global.

Peran Rusia dan India

Sergei Lavrov, Menlu Rusia, menyoroti pentingnya menghentikan serangan ilegal terhadap target sipil, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr di selatan Iran. Menlu India, Subrahmanyam Jaishankar, menyatakan dukungan negaranya terhadap upaya memulihkan ketenangan di kawasan serta menghentikan eskalasi perang.