Special Plan: China-Yunani gelar forum peringati 20 tahun kemitraan strategis

Forum Kemitraan Strategis China-Yunani Memperingati 20 Tahun Kolaborasi Budaya

Special Plan – Kota Athena, Jumat (8/5), menjadi tempat penyelenggaraan sebuah acara penting untuk merayakan peringatan ke-20 tahun kemitraan strategis komprehensif antara Tiongkok dan Yunani. Acara ini diadakan dengan tema “Keindahan Harmoni: Koeksistensi Melalui Integrasi,” dan dihadiri oleh berbagai pihak seperti Kantor Berita Xinhua (Xinhua News Agency), Kedutaan Besar Tiongkok di Yunani, serta Aliansi Warisan Budaya di Asia (Alliance for Cultural Heritage in Asia). Pertemuan tersebut menandai langkah signifikan dalam mengukuhkan hubungan bilateral yang telah berkembang selama dua dekade terakhir, sekaligus memperkuat komitmen kedua negara terhadap pertukaran budaya dan kerja sama ekonomi.

Pemimpin Redaksi Xinhua: Media sebagai Jembatan Budaya

Dalam upacara pembukaan, Lyu Yansong, pemimpin redaksi Xinhua, menyampaikan bahwa kemitraan strategis Tiongkok-Yunani terus diperdalam sesuai dengan arahan dari kedua pemimpin negara. Menurut Lyu, sebagai lembaga berita nasional Tiongkok, Xinhua tetap berkomitmen untuk menginformasikan proyek kerja sama yang konkret serta dinamika dialog budaya antara dua peradaban. Ia menekankan bahwa dalam era ketidakpastian yang menghadang masa depan umat manusia, Presiden Tiongkok Xi Jinping berharap membangun dunia di mana “cahaya peradaban menerangi jalur yang tepat bagi kemajuan umat manusia,” seperti yang ditekankan dalam pidatonya.

“Cahaya peradaban menerangi jalur yang tepat bagi kemajuan umat manusia,” ujar Lyu Yansong selama upacara pembukaan.

Lyu menjelaskan bahwa media massa, khususnya Xinhua, memiliki peran kritis sebagai jembatan komunikasi antarmasyarakat dan sebagai kekuatan yang penting dalam mendorong dialog budaya. Selain itu, lembaga tersebut juga bertanggung jawab untuk menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan yang universal, serta mendorong keberlanjutan pembangunan global melalui kolaborasi antarperadaban. Menurutnya, ke depannya, Xinhua akan terus berupaya bersama dengan mitra Tiongkok dan Yunani untuk meneguhkan visi peradaban yang berbasis pada kesetaraan, pertukaran, dialog, dan inklusivitas.

Laporan Teori Pemberdayaan Budaya: Kunci untuk Pembangunan Berkualitas Tinggi

Sebagai bagian dari acara, Institut Xinhua, yang merupakan wadah pemikiran terafiliasi dengan Kantor Berita Xinhua, merilis laporan berjudul “Teori Pemberdayaan Budaya: Kesadaran Budaya Tiongkok dalam Melangkah Menuju Pembangunan Berkualitas Tinggi.” Laporan ini tidak hanya menggambarkan upaya Tiongkok dalam memperkuat pengembangan budaya sebagai fondasi pembangunan yang lebih berkelanjutan, tetapi juga memberikan bahan pemikiran bagi negara-negara di seluruh dunia untuk mengejar keberlanjutan ekonomi dan sosial, serta mempercepat pertukaran budaya antarbangsa.

Lyu menambahkan bahwa laporan tersebut merefleksikan kontribusi nyata Tiongkok dalam membangun sistem nilai yang berorientasi pada kemanusiaan, sekaligus menunjukkan keharmonisan antara kebijakan pemerintah dan inisiatif swasta. Ia menegaskan bahwa melalui pendekatan budaya yang kreatif, Tiongkok dan Yunani dapat bersama-sama menciptakan masyarakat yang saling menghargai, terbuka, dan kolaboratif, dengan tujuan memperkuat ekonomi serta menciptakan komunitas global yang berbagi visi dan aspirasi.

Kemitraan Budaya: Titik Balik dalam Hubungan Diplomatik

Sebagai pengingat bahwa kerja sama budaya telah menjadi ciri khas dari hubungan Tiongkok-Yunani, Tang Wei, wakil kepala Administrasi Warisan Budaya Nasional Tiongkok, mengungkapkan bahwa pertukaran warisan budaya tidak hanya memperkaya kehidupan masyarakat kedua negara, tetapi juga memberikan wawasan yang berharga bagi dunia. Menurutnya, hal ini sejalan dengan prinsip dasar kemitraan strategis yang mengutamakan keindahan, harmoni, serta keberlanjutan.

Dalam pandangan mantan presiden Yunani Prokopis Pavlopoulos, acara ini menjadi bentuk peringatan yang penting dalam menjaga dan mengembangkan kerja sama antara kedua negara. Pavlopoulos menyoroti keberhasilan yang telah dicapai dalam bidang perdagangan, investasi, dan pertukaran ekonomi, yang menunjukkan kemajuan di bawah kerangka kemitraan yang multidimensi. Ia berharap, kemitraan ini terus berkembang, dan menjadi fondasi yang kuat untuk membangun hubungan bilateral yang lebih erat.

“Acara ini menjadi tonggak penting dalam menjaga dan mengembangkan kerja sama antara Yunani dan Tiongkok,” kata Pavlopoulos.

Fang Qiu, Duta Besar Tiongkok untuk Yunani, menambahkan bahwa di masa depan, Tiongkok dan Yunani akan memperkuat konsistensi strategis dalam berbagai sektor seperti infrastruktur digital, transisi hijau, dan manufaktur pintar. Ia menyatakan bahwa kolaborasi di bidang ini akan