Program Terbaru: Wakil PM Spanyol: Komentar Trump tentang Paus Leo ‘kesalahan besar’

Wakil PM Spanyol: Komentar Trump tentang Paus Leo ‘kesalahan besar’

Di Madrid, Wakil Perdana Menteri Spanyol Yolanda Diaz mengungkapkan bahwa pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Paus Leo XIV merupakan “kesalahan besar dalam sejarah.” Dalam wawancara dengan wartawan asing, Selasa (14/4), Diaz mengatakan ucapan Trump menggambarkan kurangnya penghormatan terhadap kepemimpinan Gereja Katolik dan Kepala Negara Vatikan.

“Paus menurut Diaz adalah tokoh yang memimpin dua lembaga penting—negara dan agama—serta mewakili jutaan umat beriman,” katanya. “Apakah seseorang memeluk agama atau tidak, ucapan semacam itu dianggap tidak sopan,” tambahnya.

Trump, dalam unggahan di Truth Social, menyatakan bahwa Paus Leo memiliki catatan yang dinilai “lemah” dalam menghadapi kejahatan serta kebijakan luar negeri yang kurang menguntungkan. Ia juga mengindikasikan bahwa Leo, yang menjadi Paus pertama dari Amerika Latin, tidak akan lolos pemilihan jika tidak ada Trump yang sedang memimpin negeri itu.

Diaz menambahkan bahwa meskipun ia menghormati peran Trump dan Paus secara terpisah, ia mempertanyakan dampak jika ucapan serupa dibuat terhadap pemimpin dunia lainnya. “Jika saya mengatakan tentang pemimpin negara lain apa yang dikatakan Trump tentang Paus, siapa yang tahu apa yang akan terjadi?” tanyanya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni juga mengkritik pernyataan Trump terhadap Paus Leo. “Saya menganggap kata-kata Presiden Trump mengenai Bapa Suci tidak dapat diterima,” kata Meloni dalam pernyataan yang dirilis Senin (13/4). “Paus adalah Pemimpin Gereja Katolik, adalah hal yang benar dan wajar jika beliau menyerukan perdamaian dan mengutuk semua bentuk perang,” ujarnya.