Strategi Penting: Mantan Wapres AS Harris pertimbangkan pencalonan presiden 2028
Mantan Wapres AS Harris Pertimbangkan Pencalonan Presiden 2028
Washington – Setelah memenangkan pemilihan presiden 2024, Donald Trump kembali menjadi pemimpin negara pada November 2024. Dalam hasil pemilu tersebut, Trump mengalahkan Kamala Harris, yang sebelumnya diusung oleh mantan Presiden Joe Biden. Namun, Biden terpaksa mundur dari rencana pencalonannya akibat masalah kesehatan yang semakin mengkhawatirkan.
Kemungkinan Kembalinya Harris ke Pemilu 2028
Dalam sebuah konvensi, Kamala Harris menyatakan sedang mempertimbangkan kembali langkah untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada 2028. “Mungkin… saya sedang memikirkan kembali,” ujarnya saat diwawancara. Hal ini menunjukkan bahwa mantan wapres tersebut masih aktif dalam dunia politik.
“Mungkin… saya sedang mempertimbangkan kembali,” kata Harris di Konvensi National Action Network.
Sementara itu, Trump menunjukkan minat pada JD Vance sebagai kandidat utama penggantinya. Ia juga mengusulkan Marco Rubio sebagai wakil presiden yang mungkin mendampingi Vance. Pada akhir Juli, Rubio menyatakan dukungan terhadap Vance sebagai calon kuat Partai Republik.
Beberapa media lokal melaporkan adanya perbedaan pendapat di dalam tim Trump terkait kebijakan terhadap Iran. Perpecahan ini membagi para pejabat menjadi dua kelompok, satu mendukung Vance dan yang lain memilih Rubio. Situasi ini dianggap sebagai tanda awal persiapan untuk pemilu 2028.
Pemilu presiden berikutnya dijadwalkan pada November 2028. Kini, Harris berada dalam posisi untuk menghadapi tantangan baru di tingkat nasional. Sumber: Sputnik/RIA Novosti
