Special Plan: Tirta Bhagasasi susun SOTK isi jabatan sesuai kompetensi
Reorganisasi Organisasi Tirta Bhagasasi: Penempatan Pegawai Berbasis Kompetensi
Special Plan – Kabupaten Bekasi kini menyaksikan transformasi signifikan dalam tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Tirta Bhagasasi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyusunan ulang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang bertujuan memastikan setiap anggota staf menempati posisi yang sesuai dengan keahlian dan kapasitas mereka. Inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional secara menyeluruh.
Direktur Utama Reza Luthfi Hasan menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan tidak lagi dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap kapasitas individu, tingkat kompetensi, serta beban kerja yang harus ditanggung. Pernyataan beliau disampaikan di Cikarang pada hari Minggu, menandai dimulainya fase baru dalam manajemen sumber daya manusia perusahaan.
“Pengisian jabatan harus berdasarkan kapasitas, kompetensi maupun beban kerja masing-masing sumber daya manusia. Jabatan harus diisi oleh orang yang tepat,” tegas Reza Luthfi Hasan.
Kick-off Workshop sebagai Titik Awal Transformasi
Kegiatan kick-off dan awareness mengenai analisis jabatan serta penyusunan SOTK telah dimulai sebagai fondasi pembenahan organisasi. Target penyelesaian program ini ditetapkan dalam kurun waktu beberapa bulan mendatang. Reza Luthfi Hasan menekankan bahwa setiap individu yang nantinya menduduki posisi tertentu diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan perusahaan.
Selain fokus pada kompetensi individual, aspek kekompakan dan soliditas antarpegawai juga menjadi perhatian utama dalam proses reorganisasi ini. Pencanangan melalui workshop yang diselenggarakan pada hari Jumat lalu menjadi momentum penting untuk mengimplementasikan prinsip the right man in the right place secara konsisten.
“Pencanangan melalui kick off yang diisi workshop pada Jumat kemarin menjadi titik awal implementasi dari prinsip the right man in the right place atau menempatkan pegawai sesuai kompetensi,” ucapnya.
Harapan Dewan Pengawas dan Implikasi Strategis
Ketua Dewan Pengawas Ani Gustini menyampaikan harapannya agar penyusunan SOTK baru dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Hal ini penting sebagai dasar penempatan pegawai yang kompeten pada setiap posisi yang tersedia. Selain itu, penyusunan SOTK juga berfungsi untuk mencegah tumpang tindih tugas antarbagian atau divisi, sekaligus memperkuat tata kelola sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Penyusunan SOTK juga penting untuk mencegah tumpang tindih tugas antarbagian atau divisi sekaligus memperkuat tata kelola sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Target Bisnis dan Pertumbuhan Pelanggan
Plt. Direktur Usaha Lilie Subali menambahkan bahwa ketepatan dalam mengisi jabatan turut menentukan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Hal ini mencakup aspek pelayanan publik maupun lini usaha sesuai dengan perencanaan bisnis yang telah ditetapkan untuk periode tahun 2023 hingga 2027. Dalam business plan tersebut, perusahaan menargetkan jumlah sambungan langganan atau pelanggan mencapai 569.405 sambungan langsung pada akhir tahun 2027.
Saat ini, posisi pencapaian telah mencapai lebih dari 360.000 sambungan pelanggan. Perusahaan sepanjang tahun 2025 hingga 2026 juga telah merealisasikan penambahan pelanggan dari sektor industri, meskipun secara kuantitas masih relatif kecil dibandingkan dengan pelanggan rumah tangga dan niaga. Persentase penambahan pelanggan sektor industri memang kecil, namun dengan keuntungan berlipat ganda dibanding pelanggan rumah tangga maupun niaga. Tahun ini diharapkan bisa dimaksimalkan lagi penambahan pelanggan sektor industri.
“Perusahaan dalam bussiness plan 2023-2027 menargetkan jumlah sambungan langganan atau pelanggan hingga akhir 2027 sebanyak 569.405 sambungan langsung. Posisi saat ini mencapai 360.000 lebih sambungan pelanggan,” katanya.
“Persentase penambahan pelanggan sektor industri memang kecil namun dengan keuntungan berlipat ganda dibanding pelanggan rumah tangga maupun niaga. Tahun ini semoga bisa dimaksimalkan lagi penambahan pelanggan sektor industri,” kata dia.
Reorganisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memperkuat posisi Tirta Bhagasasi sebagai penyedia layanan air bersih yang handal dan profesional di wilayah Kabupaten Bekasi. Dengan fondasi organisasi yang kuat dan penempatan pegawai yang tepat, perusahaan siap menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri.
