Latest Program: Barantin garansi layanan bebas pungli bagi eksportir guna daya saing
Latest Program: Barantin Jaminan Layanan Bebas Pungli untuk Eksportir
Latest Program – Badan Karantina Indonesia (Barantin) secara resmi mengumumkan komitmen baru dalam memberikan jaminan bahwa seluruh mekanisme sertifikasi karantina untuk komoditas ekspor akan dilaksanakan dengan kecepatan, transparansi, dan bebas dari praktik pungutan liar. Upaya strategis ini bertujuan untuk memperkuat posisi produk dalam negeri di kancah perdagangan internasional. Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan pernyataan tersebut saat berada di Bandung pada hari Rabu, menyoroti bahwa langkah tegas ini merupakan respons terhadap kinerja ekspor yang sangat menggembirakan. Sektor ekspor telah membuktikan diri sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional yang semakin kokoh.
Performa Ekspor Jawa Barat Mencapai Rekor Baru
Provinsi Jawa Barat menjadi contoh nyata keberhasilan ini, dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Data menunjukkan bahwa Jawa Barat mampu mendorong pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 5,79 persen pada Triwulan I Tahun 2026. Pencapaian ini didorong oleh akumulasi nilai ekspor dari tiga sektor karantina yang berhasil menembus angka lebih dari Rp9 triliun menurut data BestTrust. Melalui Latest Program yang digulirkan, Barantin memastikan bahwa setiap proses sertifikasi berjalan tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu.
Sektor karantina tumbuhan menjadi kontributor terbesar dengan nilai mencapai Rp7,7 triliun dan volume 304,9 juta ton. Komoditas unggulan meliputi kakao bubuk, kelapa bulat, kakao pasta, serta manggis yang diproyeksikan nilainya menembus Rp2,5 triliun pada tahun 2026. Di sisi lain, sektor karantina ikan mencatatkan pencapaian Rp1,29 triliun dengan volume 28,6 juta kilogram, didominasi oleh daging rajungan dan cumi-cumi. Sementara itu, sektor karantina hewan mencatatkan nilai Rp69,7 miliar dengan komoditas susu sapi dan vaksin sebagai andalan utama. Semua pencapaian ini didukung oleh Latest Program yang memberikan kepastian hukum bagi para eksportir.
Transformasi Barantin sebagai Economic Tools
Dalam forum dialog bersama eksportir Jawa Barat di Kantor Karantina Jawa Barat, Karding menegaskan bahwa Barantin tidak lagi sekadar lembaga inspeksi, melainkan telah bertransformasi menjadi alat ekonomi strategis. Institusi ini mendukung percepatan ekspor nasional melalui empat pilar fundamental yang saling berkaitan. Pertama, memperkuat biosecurity nasional untuk melindungi ekosistem domestik. Kedua, menjaga food security agar ketahanan pangan tetap terjamin. Ketiga, memperlancar trade facilitation untuk efisiensi perdagangan. Keempat, memperluas market access agar produk Indonesia menjangkau lebih banyak pasar global. Latest Program menjadi instrumen kunci dalam transformasi ini.
“Barantin tidak akan menjadi penghambat. Sebaliknya, kami hadir memberikan pendampingan, asistensi, dan pelayanan maksimal bagi para eksportir agar produk Indonesia semakin mudah diterima di pasar internasional,” ujar Karding.
Kebijakan ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Nomor 5 yang menekankan pentingnya hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk domestik. Untuk mendukung hal tersebut, Barantin sedang mempercepat transformasi digital layanan karantina secara terintegrasi, mencakup pemeriksaan di tingkat petani, pengujian laboratorium, hingga penerbitan sertifikat ekspor. Melalui Latest Program, seluruh proses ini akan berjalan lebih cepat dan transparan, memberikan kepastian bagi para pelaku usaha.
Komitmen Pelayanan Akuntabel dan Transparan
Karding juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersikap proaktif dalam melaporkan setiap hambatan atau penyimpangan prosedur yang terjadi di lapangan. Pendekatan kolaboratif ini menjadi kunci keberhasilan dalam memastikan komoditas ekspor memenuhi standar negara tujuan sekaligus membantu pelaku usaha menembus pasar internasional. Latest Program memberikan mekanisme pengaduan yang mudah diakses oleh semua pihak terkait.
“Kalau ada kendala, jangan dipendam. Sampaikan kepada kami. Barantin hadir untuk mencari solusi bersama, bukan menambah persoalan. Tugas kami memastikan komoditas ekspor memenuhi persyaratan negara tujuan sekaligus membantu pelaku usaha agar produknya semakin mudah menembus pasar internasional,” ucap Karding.
Menutup forum yang dihadiri oleh perwakilan 101 perusahaan eksportir, Karding kembali menegaskan komitmen institusinya untuk memberikan pelayanan profesional, akuntabel, dan bersih. Barantin siap menjadi mitra strategis bagi para eksportir dalam memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di tingkat global. Seluruh proses sertifikasi karantina akan terus berjalan cepat, transparan, dan bebas dari segala bentuk pungutan liar demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Dengan Latest Program, para eksportir dapat lebih fokus pada pengembangan pasar internasional tanpa khawatir dengan hambatan birokrasi di dalam negeri.
