Berita Penting: Lebih dari 20 kapal komersial lewati Selat Hormuz di tengah blokade AS

Lebih dari 20 Kapal Komersial Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokade AS
Transponder Dikurangi untuk Mencegah Serangan
Berita dari The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa lebih dari 20 kapal dagang berhasil melewati Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, meski di tengah langkah pemerintah AS untuk membatasi akses. Menurut laporan tersebut, kapal-kapal yang masuk dan keluar dari Teluk Persia mencakup berbagai jenis, seperti kargo, kontainer, dan tanker. Beberapa di antaranya disebutkan menghentikan aktivitas transponder guna meminimalkan risiko serangan dari Iran.
Perundingan di Islamabad Berujung Kegagalan
Setelah negosiasi antara Iran dan AS dimulai di Islamabad pada 11 April, Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan dua minggu gencatan senjata. Namun, pada hari berikutnya, delegasi AS kembali tanpa mencapai kesepakatan. Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa upaya negosiasi gagal, menurut laporan dari sumber terpercaya.
Dilaporkan oleh The Wall Street Journal, lebih dari 20 kapal komersial melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, termasuk kapal kargo, kontainer, dan tanker yang bergerak bebas dari pengarahan blokade. Kapal yang tidak menuju pelabuhan Iran tetap diizinkan melewati jalur tersebut.
Langkah Blokade dan Instruksi Angkatan Laut
Blokade yang diterapkan AS dimulai Senin pukul 14:00 waktu setempat, menurut informasi terkini. Trump memberikan perintah kepada Angkatan Laut AS untuk melacak serta mencegat kapal yang membayar Iran untuk melintasi Selat Hormuz. Langkah ini bertujuan memutus pasokan energi dan bahan mentah ke Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
