Pembahasan Penting: DKI kemarin, penanganan ikan sapu-sapu hingga Jakarta Marathon 2026

DKI Kemarin: Penanganan Ikan Sapu-Sapu hingga Jakarta International Marathon 2026

Jakarta – Beberapa isu menarik terjadi di Jakarta pada hari Selasa (14/4) lalu, mulai dari upaya pengelolaan ikan sapu-sapu hingga pelaksanaan Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026. Berikut rangkuman berita terkini yang diumumkan dari ibu kota.

Rapat Khusus tentang Ikan Sapu-Sapu

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengadakan pertemuan khusus bersama tim terkait untuk membahas langkah penanganan ikan sapu-sapu. Ikan tersebut dinilai memberikan dampak negatif pada keseimbangan ekosistem lokal.

“Pemerintah DKI Jakarta akan segera menggelar pertemuan khusus mengenai ikan sapu-sapu. Saya berharap seluruh wali kota, termasuk di Pulau Seribu, dapat berpartisipasi dalam menyelesaikan masalah ini,” ujar Pramono saat diwawancara di kawasan Jakarta Timur.

Peraturan tentang Hak Penamaan Transportasi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan rancangan aturan lebih jelas terkait hak penamaan atau naming rights di berbagai halte dan stasiun. Ia menekankan pentingnya regulasi yang terperinci untuk mengatur penggunaan nama-nama tersebut.

“Kita akan menyusun aturan yang lebih rinci dan detail mengenai hak penamaan. Hal ini bertujuan untuk memberikan kerangka kerja yang jelas,” kata Pramono di Jakarta Timur.

Kolaborasi Planetarium dan Kawasan Equator Bonjol

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan adanya potensi kerja sama antara Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki dengan Kawasan Equator Bonjol di Sumatra Barat. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pendidikan sains serta menarik lebih banyak pengunjung.

“Saya berharap ada kesempatan kerja sama yang bisa dikembangkan, termasuk untuk revitalisasi destinasi wisata berbasis pengetahuan,” terang Rano dalam pernyataan resmi di Jakarta.

Jakarta International Marathon 2026

Jakarta International Marathon (JAKIM) akan berlangsung pada 13 hingga 14 Juni 2026. Acara ini diinisiasi oleh Bank Tabungan Negara (BTN) dan diharapkan menjadi ajang pengembangan Jakarta sebagai pusat pariwisata dan olahraga.

“Event lari internasional ini dapat mempercepat transformasi kota serta meningkatkan kredibilitas Jakarta sebagai destinasi unggulan di bidang olahraga dan pariwisata,” jelas Pramono.

Perubahan Kepemimpinan di PT Pembangunan Jaya Ancol

PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Tbk mengumumkan pergantian kepemimpinan. Syahmudrian Lubis secara resmi menjabat sebagai Direktur Utama setelah mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta.

“Pergantian ini dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian struktur manajemen dan penyelenggaraan agenda tahunan yang terdiri dari pelaporan kinerja, pembagian dividen, serta penyesuaian Dewan Direksi,” tutur Syahmudrian Lubis.