Isu Penting: Justin Bieber bawa era “Swag” hingga nostalgia di Coachella 2026
Justin Bieber Bawa Era “Swag” hingga Nostalgia di Coachella 2026
Coachella Valley Music and Arts Festival 2026, yang berlangsung di Empire Polo Club, Indio, California, menampilkan Justin Bieber sebagai penampil utama. Penampilan ini menjadi salah satu konser terbesarnya dalam beberapa tahun terakhir, di mana ia memfokuskan pertunjukan pada album “Swag” (2025) dan “Swag II” (2025), sekaligus mengajak penonton merasakan nostalgia. Pada Sabtu (11/4) malam waktu setempat, musisi ini memulai dengan hoodie yang menutupi wajahnya, menyajikan lagu-lagu dari dua album tersebut, termasuk “All I Can Take,” “Speed Demon,” “First Place,” dan “Go Baby.”
“Wow wow wow, bisa sedekat ini dengan kalian semua, ini luar biasa. Ini adalah malam yang sudah lama saya impikan, jadi bisa berada di sini sangat menakjubkan,” ujar Bieber kepada penonton Coachella, dikutip Hollywood Reporter, Minggu.
Kemudian, ia beralih ke pakaian kasual dengan hanya mengenakan kaus, sesuai konsep album “Swag.” Pada momen tertentu, Justin memanggil The Kid Laroi untuk membawakan lagu “Stay” dari tahun 2021. Saat memasuki pertengahan konser, suasana panggung berubah menjadi pesta karaoke. Bieber membuka YouTube dan memutar lagu-lagu lama, memicu kembali kenangan penonton.
“Malam ini sangat spesial, tapi kita harus membawa kalian dalam sebuah perjalanan,” katanya sambil mengoperasikan laptop yang terhubung ke layar besar di belakangnya. Ia mengetik judul “Baby,” yang langsung membangkitkan antusiasme penonton. “Kalian masih ingat lagu ini?” tanyanya.
Dalam momen tersebut, penampilan yang sederhana tetap menarik, terutama ketika video klip dirinya di masa muda muncul di layar, menunjukkan versi remaja berduet dengan versi dewasa. Selain itu, Bieber juga memasukkan klip non-musik, seperti video menabrak pintu kaca atau cuplikan keluhan terhadap paparazzi di tahun 2025. Ia bercanda tentang “tersesat di dunia internet yang gelap” sebelum menutup laptop dan melanjutkan dengan lagu “Yukon.”
Meski penampilannya terasa lebih ringkas dibandingkan produksi Sabrina Carpenter yang berlangsung sehari sebelumnya, konsep sederhana ini memberikan kesan intim. Sepanjang sebagian besar set, Justin hanya bernyanyi sambil berjalan, tanpa penari latar, properti panggung rumit, atau pergantian kostum. Pertunjukan ini juga terjadi setelah berbagai perubahan besar dalam hidupnya, seperti masalah kesehatan, menjual katalog musik, menjadi ayah, dan berpisah dengan manajer lamanya, Scooter Braun.
Tahun lalu, Bieber merilis album “Swag” dan versi deluxe “Swag II,” yang bahkan masuk nominasi Album of the Year di Grammy. Dalam rangkaian hari pertunjukan Coachella 2026, ia dijadwalkan kembali sebagai headliner pada Sabtu berikutnya, menegaskan kembali kehadirannya di festival musik ini.
