Isu Penting: Chen, Baekhyun, Xiumin dikabarkan ingin akhiri kontrak dengan INB100
Chen, Baekhyun, dan Xiumin Berencana Memutus Perjanjian Kerja dengan INB100
Jakarta – Tiga penyanyi, Chen, Baekhyun, dan Xiumin, diberitakan berencana memutus perjanjian kerja eksklusif dengan agensi INB100. Laporan ini dihimpun oleh THE FACT, yang dikutip dalam siaran Soompi pada Jumat, menyebutkan bahwa mereka telah mengirimkan pemberitahuan resmi ke CEO INB100 Cha Ga Won di akhir Maret 2026. Dalam dokumen tersebut, ketiganya menyampaikan niat untuk berhenti bekerja dengan agensi dan meminta klarifikasi terkait pembayaran yang belum terbayar serta dugaan pelanggaran perjanjian lain.
Meskipun diberi waktu tambahan dua minggu untuk memberikan respons, ketiganya dilaporkan tidak memperoleh penjelasan yang memuaskan, sehingga memutuskan melanjutkan proses pemutusan kontrak. Cha Ga Won, melalui pernyataan resmi, menjelaskan bahwa perusahaan sedang berusaha menyelesaikan masalah.
Kami sedang berupaya untuk menormalkan perusahaan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan situasi ini, baik melalui investasi tambahan atau dengan menggunakan dana pribadi,
demikian pernyataan pihak Cha Ga Won.
INB100 Didirikan oleh Baekhyun untuk Mandiri dari SM Entertainment
INB100 adalah perusahaan yang didirikan oleh Baekhyun saat mempersiapkan langkah independen dari SM Entertainment. Perusahaan ini berdiri pada Mei 2024 sebagai anak perusahaan dari ONE HUNDRED, yang didirikan oleh Cha Ga Won dan MC Mong. Cha Ga Won kini menjadi pemegang saham terbesar, mengawasi INB100 bersama ONE HUNDRED dan Big Planet Made Entertainment.
Sebelumnya, beberapa artis lain yang berada di bawah naungan Cha Ga Won juga menyatakan keinginan untuk mengakhiri kontrak. Mereka termasuk sembilan anggota THE BOYZ dari ONE HUNDRED, serta Taemin, Lee Mujin, BE’O, VIVIZ, dan Lee Seung Gi dari Big Planet Made Entertainment. Saat ini, Cha Ga Won sedang menghadapi tiga tuduhan penipuan. Ia diduga menandatangani kontrak yang melibatkan penggunaan kekayaan intelektual artis dan menerima pembayaran di muka dalam jumlah besar tanpa memenuhi kewajibannya. Polisi dilaporkan sedang menggabungkan kasus-kasus tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut.
