Pembahasan Penting: Veronica Tan ajak perempuan untuk berkarya, hadirkan perubahan
Veronica Tan ajak perempuan untuk berkarya, hadirkan perubahan
Pembukaan Pameran Indonesian Women Artist
Jakarta, Kamis – Veronica Tan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menggalakkan pesan penting tentang peran perempuan dalam karya seni. Ia menekankan bahwa perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktor utama yang dapat berkontribusi dalam membangun strategi ekonomi bangsa.
“Kita tidak lagi berbicara tentang perempuan sebagai sasaran, tapi sebagai bagian dari karya-karya yang mendorong keberhasilan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Peran Pameran dalam Meningkatkan Daya Saing
Veronica Tan mengajak peserta pameran IWA #4 untuk bergabung dalam gerakan yang memperkuat posisi perempuan di dunia seni. Ia menilai pameran ini bisa menjadi ajang mengekspresikan kepercayaan diri serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Mari kita bersama membuatnya menjadi gerakan, berjuang agar perempuan yang telah punya karya tetapi belum memiliki akses atau wadah dapat menampilkan diri dan berkontribusi,” tambahnya.
Dukungan dari Museum dan Cagar Budaya
Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin, menjelaskan bahwa pameran IWA memberikan ruang untuk menampilkan serta mendokumentasikan karya perempuan seniman. “Pameran ini tidak hanya menyimpan arsip budaya, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam percakapan seni yang lebih luas,” katanya.
Dia menambahkan bahwa IWA menciptakan platform bagi perempuan seniman untuk berinteraksi langsung dengan publik. Galeri Nasional siap mendukung ekosistem seni dengan menyediakan ruang presentasi serta fasilitas praktik seni yang memadai.
Perayaan dan Karya yang Ditampilkan
Pameran IWA #4 diadakan dalam rangka merayakan tiga peristiwa penting: Hari Perempuan Sedunia 8 Maret 2026, Hari Kartini 21 April 2026, serta Hari Ulang Tahun Kota Jakarta 22 Juni 2026. Acara berlangsung di Galeri Nasional Jakarta dari 10 April hingga 30 Juni 2026.
Karya yang dipamerkan meliputi karya dari Bibiana Lee, Citra Sasmita & Cinta Bumi Artisan, Dyantini Adeline, Endang Lestari, Ines Katamso, dan Irene Agrivina. Selain itu, juga ditampilkan karya KaNa Fuddy Prakoso, Ni Nyoman Sani, Nona Yoanishara, Rani Jambak, Tara Kasenda, dan Vedhanito.
Kurator dan Visi Masa Depan
Pameran ini disusun oleh tiga kurator, Carla Bianpoen, Vidhyasuri Utami, dan Bagus Purwoadi, yang memastikan penyajian karya yang komprehensif. Tujuan utama adalah menjadikan seni sebagai alat perubahan sosial dan ekonomi, dengan menampilkan karya-karya perempuan sebagai representasi kekuatan kreatif dan inisiatif mereka.
