KAI normalisasi jalur Bumiayu usai gangguan KA Bangunkarta

KAI normalisasi jalur Bumiayu usai gangguan KA Bangunkarta

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto memberikan keterangan

Purwokerto – Setelah mengalami gangguan sejak Senin (6/4) siang akibat kejadian anjlok KA Bangunkarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto kini melanjutkan upaya normalisasi jalur rel di area Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Jalur tersebut telah kembali dapat dilalui kereta api pada Selasa dini hari pukul 04.08 WIB setelah melalui proses evakuasi sarana dan perbaikan jalur selama sekitar 14 jam,” ujar Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M.As’ad Habibuddin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan jalur berkat kerja keras tim tanggap darurat yang bekerja terus-menerus sejak kejadian terjadi. Proses penanganan mencakup evakuasi KA Bangunkarta yang anjlok serta perbaikan jalur rel untuk pulih fungsinya.

Meskipun jalur kini telah dibuka, KAI masih menerapkan pembatasan kecepatan bagi kereta api yang melintas sebagai langkah memastikan keamanan geometri. Petugas di lapangan juga terus melanjutkan normalisasi secara bertahap hingga jalur benar-benar pulih sepenuhnya.

“Kami sedang fokus pada tahap normalisasi jalur untuk memastikan semua aspek keselamatan terpenuhi, sehingga dalam waktu dekat jalur bisa kembali digunakan dengan kecepatan normal,” tuturnya.

Dampak kejadian ini menyebabkan sebanyak sembilan perjalanan kereta api dibatalkan, sementara 35 perjalanan lainnya harus menyesuaikan rute dan pola operasinya. Dengan pulihnya jalur di Stasiun Bumiayu, konektivitas kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto diharapkan meningkat secara bertahap.

“KAI juga mengapresiasi seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan gangguan, sehingga pemulihan jalur bisa tercapai secara cepat,” pungkas As’ad.