Kapolda Jatim pantau langsung olah TKP ledakan masjid di Jember

Kapolda Jatim Tinjau Langsung Lokasi Ledakan di Masjid Jember

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Irjen Pol. Nanang Avianto, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, melakukan inspeksi langsung di lokasi kejadian ledakan di sebuah masjid yang berada di Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Selasa. Kapolda tiba di tempat insiden sekitar pukul 03.00 WIB. Ia didampingi oleh Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra, yang memeriksa area sekitar masjid yang sedang diolah oleh tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jatim.

Penyebab Ledakan Masih Diburu

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan penutupan area ledakan dengan memasang garis polisi. Tim Jibom Polda Jatim juga sedang bekerja untuk mengungkap sumber ledakan tersebut. “Kami belum bisa menyimpulkan penyebab ledakan itu, dan tim Jibom masih terus mengolah TKP di masjid yang berada di kawasan Perumahan Pesona Raya Regency,” jelasnya.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab ledakan itu dan tim Jibom (penjinak bom) Polda Jatim masih melakukan olah TKP di masjid yang berada di kawasan Perumahan Pesona Raya Regency,” katanya.

Satu Jamaah Dibawa ke Rumah Sakit

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seorang jamaah dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSD dr. Soebandi Jember. Diduga, individu tersebut mengalami gangguan pada telinga setelah mendengar ledakan yang cukup keras. Ledakan dianggap berasal dari lemari yang tidak digunakan di sekitar tempat wudhu laki-laki, meski saksi mata menyebutkan adanya papan besi di lokasi kejadian.

Tindakan Pengamanan dan Pemeriksaan Dilakukan

Polres Jember memasang garis polisi di sekeliling masjid untuk mencegah pendekatan warga ke area tersebut. Aktivitas di masjid juga dihentikan sementara waktu karena khawatir ada ledakan susulan. Tim Jibom bergerak menyisir seluruh bagian masjid guna memastikan tidak ada ancaman lebih lanjut dan melanjutkan proses olah TKP ledakan.