Gunung Marapi semburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter
Gunung Marapi semburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter
Dari Padang, ANTARA mengabarkan bahwa Pos Gunung Api (PGA) mencatat aktivitas erupsi Gunung Marapi, yang berlokasi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, pada hari Minggu pukul 15.11 WIB. Lontaran abu vulkanik mencapai ketinggian 1.500 meter ke arah tenggara.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara,” ujar petugas PGA Gunung Marapi Ilhamdi Saputra di Kota Padang, Minggu.
Erupsi tersebut tercatat dalam seismogram dengan amplitudo maksimum 29,8 milimeter dan durasi sekitar 68 detik. Saat ini, Gunung Marapi yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) berada dalam status Level II atau Waspada.
Status tersebut berarti warga dilarang melakukan kegiatan di area radius tiga kilometer dari pusat aktivitas, yaitu Kawah Verbeek. Selain itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan peringatan akan adanya risiko lahar dingin, khususnya bagi penduduk yang tinggal di sepanjang aliran sungai bermuara dari puncak gunung.
Kondisi berpotensi memicu lahar dingin saat hujan atau musim hujan. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut agar menghindari gangguan saluran pernapasan. Petugas PGA terus mengingatkan bahwa tumpukan material letusan dapat menyebabkan aliran air yang berpotensi memicu banjir lahar dingin.
Peluang terbesar terjadinya lahar dingin adalah seperti kejadian pada 11 Mei 2024, yang menyebabkan puluhan korban jiwa. Ancaman ini tidak boleh diabaikan karena sangat rentan terjadi, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
