Prabowo terima laporan soal pembangunan Kampung Haji di Mekkah
Presiden Prabowo Menerima Update Pembangunan Kampung Haji dan Reformasi BUMN
Bisadonasi.com – Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan paparan komprehensif kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kemajuan proyek strategis nasional. Sesi briefing berlangsung di Istana Kepresidenan pada Kamis, 6 Agustus, dengan fokus utama pada pengembangan Kampung Haji di wilayah suci Mekkah dan Madinah, Arab Saudi. Sebagai CEO Danantara, lembaga kekayaan negara Indonesia, Rosan membawa kabar positif dari perjalanan barunya ke tiga kota penting Arab Saudi. Selain Mekkah dan Madinah, ia juga mengunjungi Jeddah untuk membahas berbagai inisiatif kerjasama bilateral.
Progres Pembangunan Kampung Haji Menuju Tahap Final
Dalam laporannya, Rosan menguraikan bahwa fase pemilihan arsitek untuk Kampung Haji telah mencapai titik kritis. Ilustrasi desain yang akan menjadi wajah baru kawasan ibadah umat Muslim Indonesia sedang dalam proses penyempurnaan. Presiden Prabowo meminta agar setiap detail desain mendapat perhatian serius mengingat pentingnya proyek ini bagi jutaan jamaah haji Indonesia. “Kita sudah proses untuk pemilihan arstecknya, ilustrasinya seperti apa, Bapak Presiden minta di-update,” jelas Rosan saat menjawab pertanyaan media. Kampung Haji merupakan kawasan hunian permanen yang dibangun khusus untuk menampung jamaah haji Indonesia selama masa tunggu dan ibadah di Tanah Suci. Proyek ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat Muslim Indonesia.
Kerjasama Strategis dengan Arab Saudi Meluas
Selain pembangunan Kampung Haji, Rosan juga melaporkan hasil negosiasi dengan pejabat tingkat tinggi Arab Saudi. Pertemuan dengan penasihat Raja dan menteri investasi setempat membuka peluang kerjasama yang lebih luas di berbagai sektor. Salah satu tawaran menarik datang dari sektor infrastruktur transportasi. Mada International Holdings atau Mada Group, entitas yang mengelola bandara di Madinah, menawarkan posisi kepemilikan kepada Danantara. Kesepakatan ini akan memperkuat kehadiran Indonesia dalam ekosistem bandara internasional. “Kebetulan ada kerjasama dengan kementerian investasi di sana, kebetulan menteri investasinya juga baru mengundang saya, dan bertemu juga dengan penasihat Raja, dan beberapa kerjasama di bidang airport di Madinah, salah satunya yang ditawarkan untuk Danantara mempunyai porsi kepemilikan di airport Madinah,” ungkap Rosan. Saat ini, tim Danantara sedang melakukan kajian mendalam terhadap proposal tersebut melalui komunikasi intensif dengan pihak pengelola bandara Madinah.
Reformasi Birokrasi BUMN Dipercepat
Dalam sesi yang sama, Presiden Prabowo memberikan arahan tegas mengenai percepatan reformasi struktur organisasi Badan Usaha Milik Negara. Pengurangan lapisan birokrasi menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan dan efisiensi operasional. “Arahan-arahan Beliau juga untuk pengurangan layer-layer, terutama di perusahaan-perusahaan BUMN yang besar seperti Pertamina, PLN, dan yang lain-lainnya agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga lebih meningkat, efisiensi juga lebih terjaga, dan juga tentu saja diikuti di BUMN-BUMN lainnya,” jelas Rosan. Data terbaru menunjukkan bahwa proses perampingan telah menyentuh 274 perusahaan hingga akhir Juli 2026. Angka ini mencerminkan akselerasi program restrukturisasi yang digagas pemerintah.
Target Ambisius: 350 BUMN pada 2026
Sidang Kabinet Paripurna bulan lalu menyoroti potensi penghematan anggaran negara yang signifikan. Penutupan, merger, dan konsolidasi terhadap 250 BUMN diperkirakan menghasilkan efisiensi mencapai Rp50 triliun. Angka ini berasal dari pengurangan biaya operasional rutin termasuk gaji direksi, komisaris, sewa gedung, dan utilitas. Presiden Prabowo menetapkan target maksimal 350 BUMN tersisa pada akhir tahun 2026, turun drastis dari jumlah awal 1.077 perusahaan. Komitmen ini mendapat dukungan penuh dari Danantara. “Mereka menyanggupi,” tegas Presiden Prabowo saat menanggapi paparan Rosan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing BUMN di kancah global sekaligus memastikan pengelolaan aset negara yang lebih transparan dan efektif.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Prabowo terima laporan soal pembangunan Kampung?
Prabowo terima laporan soal pembangunan Kampung is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Prabowo terima laporan soal pembangunan Kampung matter?
Prabowo terima laporan soal pembangunan Kampung matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
