Kemenhub kerahkan kapal patroli evakuasi KM Mutiara Sentosa II

Evakuasi KM Mutiara Sentosa II: 232 Korban Berhasil Ditangkap, Lima Tewas

Bisadonasi.com – Jakarta – Operasi penyelamatan terhadap kapal penumpang KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan utara Sumenep telah mencapai tahap akhir. Kemenhub kerahkan kapal patroli evakuasi untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat diselamatkan dengan cepat. Berdasarkan data terbaru dari Badan SAR Nasional, sebanyak 232 orang berhasil dievakuasi hingga pukul 18.00 WIB pada hari Minggu. Dari jumlah tersebut, 227 penumpang dan awak kapal dinyatakan selamat, sementara lima orang lainnya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan oleh unsur SAR gabungan yang bekerja sama dengan sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Data sementara hingga pukul 18.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri atas 227 selamat dan lima meninggal dunia,” kata Nanang di Surabaya.

Koordinasi Intensif Antar Instansi

Kementerian Perhubungan telah mengerahkan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta memperkuat koordinasi dengan Basarnas dan berbagai instansi terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan kebakaran kapal berjalan optimal dan efisien. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal berlangsung cepat dan aman.

“Fokus utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan optimal,” ujarnya.

Menurut Masyhud, berdasarkan laporan awal yang diterima, kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di perairan utara Sumenep. Informasi tersebut sampai ke Kementerian Perhubungan sekitar pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Basarnas serta instansi terkait lainnya. Kemenhub kerahkan kapal patroli evakuasi untuk mendukung operasi penyelamatan yang sedang berlangsung.

Kapal-Kapal yang Terlibat dalam Operasi

Dalam penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget menyiarkan informasi kecelakaan kapal ke berbagai pihak. Sementara itu, KPLP mengerahkan KN Grantin P.211 dan Distrik Navigasi menyiapkan KN Masalembo untuk mendukung operasi penyelamatan. Masyhud menjelaskan bahwa salah satu kapal yang pertama menemukan posisi KM Mutiara Sentosa II adalah Meratus Project 3. Namun, kapal tersebut tidak dapat melakukan evakuasi karena mengangkut muatan berbahaya, sehingga penyelamatan dilanjutkan oleh kapal lain di sekitar lokasi.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyatakan bahwa proses evakuasi masih berlangsung dengan dukungan sejumlah kapal niaga. Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan oleh tim ahli. Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan menyampaikan informasi lanjutan setelah seluruh data selesai diverifikasi. Kemenhub kerahkan kapal patroli evakuasi untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

Operasi evakuasi ini menjadi contoh nyata kerja sama antarinstansi dalam menangani bencana maritim. Dengan adanya koordinasi yang baik antara SAR, KPLP, dan kapal-kapal niaga, proses penyelamatan dapat berjalan lebih efektif. Para korban yang selamat kini sedang dalam proses perawatan dan verifikasi identitas, sementara tim investigasi terus bekerja untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Kasus KM Mutiara Sentosa II ini juga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur maritim Indonesia dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi seluruh proses evakuasi untuk meningkatkan sistem tanggap darurat di masa mendatang. Informasi lengkap mengenai korban dan penyebab kebakaran akan diumumkan secara resmi setelah semua data terverifikasi oleh tim yang bertugas.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Evakuasi KM Mutiara Sentosa II

Berapa jumlah korban yang berhasil dievakuasi? Hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 232 orang berhasil dievakuasi, terdiri dari 227 penumpang dan awak kapal yang selamat serta lima orang yang dinyatakan meninggal dunia.

Kapan kebakaran KM Mutiara Sentosa II terjadi? Berdasarkan laporan awal, kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di perairan utara Sumenep.

Kapal apa saja yang terlibat dalam operasi evakuasi? Kapal yang terlibat antara lain KN Grantin P.211 dari KPLP, KN Masalembo dari Distrik Navigasi, Meratus Project 3, serta sejumlah kapal niaga lainnya.

Apakah penyebab kebakaran sudah diketahui? Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh tim ahli dari Kementerian Perhubungan dan instansi terkait.

Bagaimana proses verifikasi identitas korban? Para korban yang selamat sedang dalam proses perawatan medis dan verifikasi identitas oleh tim SAR dan instansi terkait untuk memastikan data korban akurat.