Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Topics Covered: DPR minta Pemerintah jaga ketahanan industri di tengah dinamika global

Published 09/06/2026 · Updated 09/06/2026 · By Ahmad Hidayat

Topics Covered: Keseimbangan Industri Nasional di Tengah Dinamika Global

Topics Covered - Dalam upaya menjaga daya tahan sektor industri nasional, Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia meminta pemerintah memperkuat persiapan menghadapi perubahan dinamika global yang semakin kompleks. Rapat dengar pendapat yang digelar Senin (8/6) menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kesiapan industri dalam menghadapi tekanan eksternal. Pemerintah, khususnya Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, diingatkan agar terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas sektor manufaktur, terutama menghadapi pergeseran kekuasaan global dan fluktuasi harga bahan baku.

Kesiapan Menghadapi Tantangan Ekonomi Global

Komisi VII mengingatkan bahwa pemerintah perlu meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan industri tetap berjalan optimal. Anggota komisi menekankan pentingnya kebijakan yang fleksibel agar sektor produksi bisa beradaptasi dengan perubahan pasar global. "Ketahanan industri tidak hanya tentang bahan baku impor, tetapi juga tentang kestabilan rantai pasok dan akses pasar yang terjaga," ujar Suwanti, perwakilan dari Komisi VII. Pemerintah, menurutnya, harus selalu siap menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.

"Dalam konteks Topics Covered, pemerintah harus memastikan bahwa industri tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di tengah ketidakpastian. Dukungan kebijakan yang tepat dan konsisten akan menjadi penentu utama keberhasilan," kata Anggah, salah satu anggota Komisi VII.

Menyikapi saran DPR, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa langkah untuk memperkuat daya saing industri. Namun, ia mengakui bahwa kebijakan pemerintah dalam menangani dinamika global masih perlu ditingkatkan. "Kami sedang mengerjakan kebijakan baru yang lebih terpadu, baik dalam pengembangan teknologi maupun penguatan tenaga kerja, agar industri bisa menghadapi tantangan dengan lebih siap," jelas Andi Bagasela, perwakilan dari pemerintah.

Peran Dunia Usaha dalam Pertumbuhan Ekonomi

Topics Covered - Komisi VII menekankan bahwa dukungan terhadap dunia usaha tidak hanya berupa insentif finansial, tetapi juga kebijakan yang menciptakan kepercayaan investasi dan ekspansi. "Pemerintah harus berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi UKM dan perusahaan besar dalam industri nasional," ujar Suwanti. Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan bahwa kebijakan tidak menghambat pertumbuhan industri, sekaligus menjaga keseimbangan antara daya tahan dan dinamika pasar global.

Hasil rapat dengar pendapat menyoroti perlunya penerapan kebijakan yang lebih adaptif untuk menghadapi dinamika ekonomi. Komisi VII menyampaikan saran agar pemerintah menggali kerja sama dengan asosiasi industri dan lembaga keuangan untuk menjamin program bantuan yang lebih efektif. "Kita perlu memastikan bahwa penguatan industri terus berjalan, meski dalam lingkungan yang terus berubah," tambah Anggah dalam sesi diskusi.

Tantangan Global dan Solusi Lokal

Dinamika global yang semakin cepat berdampak pada ketergantungan industri terhadap bahan baku impor, sehingga memicu risiko fluktuasi harga. Komisi VII mengingatkan bahwa perang dagang, perubahan regulasi, dan tekanan inflasi bisa mengganggu stabilitas sektor manufaktur. "Dengan harga komoditas global yang terus naik, kita perlu menciptakan solusi lokal untuk mengurangi ketergantungan," ujar Anggah. Pemerintah, menurutnya, harus memperkuat kerja sama bilateral dengan negara-negara tetangga untuk memastikan pasokan bahan baku tetap stabil.

Topics Covered - Selain itu, Komisi VII meminta pemerintah memperhatikan kebijakan tarif yang bisa memengaruhi biaya produksi. "Kebijakan tarif yang tidak terencana bisa merusak kemampuan industri untuk beradaptasi," tambah Suwanti. Strategi adaptasi tersebut termasuk penguatan kualitas infrastruktur dan pembinaan tenaga kerja, yang dianggap krusial dalam menjaga daya tahan industri di tengah dinamika global.

Keseimbangan Pertumbuhan dan Stabilitas

Dalam menangani dinamika global, DPR berharap pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas industri. "Kami ingin industri tetap berkembang, tetapi tidak mengorbankan kesejahteraan rakyat," ujar Anggah. Pemerintah, menurutnya, perlu mempercepat revitalisasi industri yang sudah direncanakan, termasuk pemberdayaan sektor pertanian sebagai bagian dari ekosistem industri nasional.

Rapat dengar pendapat ini juga membahas peran sektor pertanian dalam mendukung industri manufaktur. Komisi VII menyatakan bahwa bahan baku lokal adalah kunci untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan menjaga kestabilan harga. "Dengan memperkuat kesiapan industri, kita bisa memastikan daya tahan ekonomi nasional tetap terjaga," pungkas Suwanti, menegaskan pentingnya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah dan sektor swasta dalam menghadapi dinamika global.