Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Main Agenda: ANTARA terima kunjungan perwakilan Xinhua, bahas penguatan kerja sama

Published 16/06/2026 · Updated 16/06/2026 · By Sari Rahman

ANTARA Terima Kunjungan Perwakilan Xinhua, Fokus pada Penguatan Kerja Sama

Pertemuan Strategis di Jakarta untuk Memperkuat Kolaborasi Media

Main Agenda - Selasa (15/6), Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menggelar pertemuan dengan perwakilan utama Kantor Berita Xinhua di Jakarta, melalui kunjungan yang dihadiri oleh Direktur Umum Xinhua News Agency, Cao Kai. Pertemuan ini berlangsung di Antara Heritage Center, tempat yang menjadi simbol kebanggaan dan sejarah media nasional Indonesia. Kedatangan Cao Kai dianggap sebagai bagian dari upaya untuk memperdalam hubungan kerja sama antara kedua institusi yang telah bekerja sama sejak lebih dari 70 tahun silam.

Dalam diskusi yang dipandu oleh para perwakilan ANTARA, Cao Kai menjelaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk menyelaraskan langkah strategis dalam memperkuat kerja sama bilateral. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara media Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan berimbang. "Kerja sama ini tidak hanya memperkaya kapasitas kedua pihak dalam menyajikan berita, tetapi juga memperluas wawasan publik terkait isu-isu regional dan global," kata Cao Kai, menambahkan bahwa berita dari kedua belah pihak telah menjadi sumber referensi bagi banyak pembaca.

Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi ANTARA untuk memperkenalkan peran mereka dalam menyukseskan komunikasi pemerintah dan masyarakat. Dalam penyampaian, ANTARA menyoroti keterlibatan mereka dalam menyebarkan berita tentang pembangunan ekonomi, budaya, serta isu-isu sosial yang relevan di Indonesia. Sementara itu, Xinhua News Agency menawarkan perspektif dari sisi Tiongkok, termasuk pengalaman mereka dalam mengelola media nasional dan menjaga konsistensi dalam penyampaian informasi.

Kerja sama antara ANTARA dan Xinhua News Agency sejak tahun 1950-an telah menciptakan jembatan komunikasi yang signifikan. Dalam bertahun-tahun, kedua pihak telah terlibat dalam berbagai proyek seperti penerjemahan artikel, pelatihan jurnalistik, dan pertukaran informasi terkini. "Sudah menjadi keharusan bagi kami untuk mengembangkan kerja sama ini menjadi lebih dinamis, terutama dengan tuntutan informasi yang semakin kompleks di era digital," ujar Cao Kai.

Menurut rencana, pertemuan ini akan menjadi awal dari peningkatan kerja sama yang lebih terstruktur. ANTARA dan Xinhua News Agency sepakat untuk meluncurkan inisiatif baru dalam bidang teknologi informasi dan media sosial. "Kami berharap kerja sama ini tidak hanya meningkatkan saling pemahaman, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia dan Tiongkok," tutur Cao Kai. Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi tentang potensi kolaborasi dalam pemberitaan multimedia, termasuk penggunaan platform digital untuk mengakses audiens yang lebih luas.

Pada kesempatan tersebut, para delegasi ANTARA menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Xinhua News Agency dalam membantu percepatan komunikasi antarbangsa. "Kami sangat menghargai dukungan dari pihak Tiongkok, yang telah berperan aktif dalam menyebarluaskan berita terkini mengenai Indonesia," kata salah satu perwakilan ANTARA. Ia menambahkan bahwa penguatan kerja sama ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional.

Xinhua News Agency, sebagai salah satu lembaga berita paling berpengaruh di Tiongkok, memiliki jaringan luas di Asia Tenggara. Dengan adanya hubungan kerja sama yang lebih erat, ANTARA berharap dapat memperoleh akses ke sumber informasi yang lebih luas dan menerapkan pendekatan yang lebih inovatif dalam penyajian berita. "Kami ingin menggarisbawahi komitmen Xinhua untuk terus memperkuat kerja sama dengan ANTARA dalam menyajikan berita yang relevan dan bermutu," lanjut Cao Kai.

Kunjungan ini juga memperkenalkan potensi kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan. ANTARA dan Xinhua News Agency sepakat untuk mengadakan program pelatihan jurnalistik bersama, yang akan melibatkan jurnalis dari kedua negara. "Dengan program ini, kami harap dapat meningkatkan keterampilan jurnalistik dan memperluas wawasan para peserta," ungkap salah satu perwakilan ANTARA. Selain itu, pertemuan ini menjadi panggung untuk berdiskusi tentang pengembangan portal berita internasional yang dapat menjadi platform kolaboratif.

Sebagai penutup, Cao Kai menyampaikan harapan agar pertemuan ini menjadi batu loncatan bagi peningkatan kerja sama di masa depan. "Kerja sama antara ANTARA dan Xinhua News Agency merupakan bagian dari upaya membangun jembatan antarbangsa yang lebih kuat, baik dalam bidang informasi maupun diplomasi," pungkasnya. Kedua pihak menyatakan komitmen untuk terus menjalin kerja sama yang saling menguntungkan, dengan peran media sebagai alat penguasaan informasi global.

Sanya Dinda Susanti/Ibnu Zaki/Rizky Bagus Dhermawan/Ludmila Yusufin Diah Nastiti