Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Wapres: Pembangunan di Papua jadi salah satu prioritas pemerintah

Published 20/06/2026 · Updated 20/06/2026 · By Dian Ananda

Wapres: Pembangunan di Papua jadi salah satu prioritas pemerintah

Wapres - Manokwari, Sabtu malam — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, membuka acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mempercepat proses pembangunan nasional, termasuk fokus pada daerah-daerah seperti Papua. "Pembangunan kini tidak lagi berfokus pada Pulau Jawa, tetapi berjalan merata di seluruh Indonesia," tegas Gibran. Ia menegaskan bahwa prioritas pembangunan sudah berubah, dengan Papua menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian lebih.

Dalam pidatonya, Wapres Gibran juga menyebutkan bahwa inisiatif pembangunan di Papua melibatkan berbagai aspek, seperti infrastruktur dan pemberdayaan manusia. Proyek-proyek yang dijalankan, menurutnya, bertujuan memperbaiki kondisi hidup masyarakat, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Dengan demikian, kita berharap program-program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat," imbuhnya.

"Pembangunan Papua jadi salah satu prioritas Bapak Presiden. Mulai dari pembangunan rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, Trans Papua, MBG (Makan Bergizi Gratis), hingga Kampung Nelayan,"

Kata-kata Gibran tersebut menggarisbawahi komitmen pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial di Papua. Ia menyoroti beberapa proyek strategis yang sedang berjalan, seperti pengembangan jaringan transportasi Trans Papua, yang bertujuan menghubungkan wilayah-wilayah terpencil di provinsi tersebut. Selain itu, program MBG juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemberian makanan bergizi secara gratis.

Pembangunan infrastruktur, menurut Gibran, adalah langkah awal untuk memastikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat Papua. Dengan adanya fasilitas pendukung seperti sekolah dan rumah sakit, pemerintah berharap dapat membangun fondasi yang kuat untuk kesejahteraan jangka panjang. "Kita juga memperhatikan pengembangan ekonomi lokal, sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam proses pembangunan," tambahnya.

Di sela pidato, Gibran menyebut salah satu fasilitas yang menjadi perhatian utama dalam acara Pesparawi Nasional XIV, yaitu Lapangan Borarsi. Lapangan tersebut digunakan sebagai tempat kegiatan utama selama beberapa hari ke depan. "Fasilitas seperti ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan ruang yang memadai bagi kegiatan masyarakat," ujarnya. Ia menekankan pentingnya masyarakat Manokwari dan sekitarnya menjaga serta merawat infrastruktur yang telah dibangun.

Gibran meminta masyarakat untuk terus memperhatikan fasilitas umum, termasuk melaporkan kerusakan atau masalah yang ditemukan kepada pemerintah daerah. "Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan," kata Wapres. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan Papua bergantung pada situasi yang kondusif dan damai. "Tidak hanya bantuan dari luar, tetapi juga keharmonisan internal masyarakat yang menjadi kunci utama," tegasnya.

Selama acara, Pesparawi Nasional XIV di Manokwari juga menjadi platform untuk memperkuat nilai-nilai perdamaian dan persaudaraan. Gibran menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara yang tidak hanya menampilkan keindahan musik, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan antar warga. "Ini sangat relevan, terutama dalam konteks pembangunan yang memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat," imbuhnya.

Dalam konteks nasional, pembangunan Papua dianggap sebagai bagian penting dari upaya menyelaraskan pertumbuhan antar daerah. Wilayah ini memiliki peran strategis dalam keberagaman budaya dan sumber daya alam yang melimpah. Dengan mempercepat proyek-proyek pembangunan, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih adil dan sejahtera. "Kita juga berharap masyarakat Papua merasa lebih terlibat dalam proses ini," katanya.

Pembangunan yang dijalankan di Papua tidak hanya memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga mendorong penguatan lembaga-lembaga pendidikan dan kesehatan. Gibran menyebut bahwa Sekolah Rakyat dan rumah sakit menjadi pilar utama dalam meningkatkan kualitas hidup. "Dengan akses yang lebih merata, masyarakat Papua dapat menikmati manfaat pembangunan secara lebih cepat," ujarnya.

Trans Papua, sebagai proyek transportasi, diharapkan dapat menghubungkan pulau-pulau dan kota-kota yang sebelumnya terisolasi. Proyek ini menjadi contoh nyata bahwa pembangunan di daerah terpencil bisa tercapai melalui kerja sama yang baik antar pihak. Selain itu, program Kampung Nelayan juga dianggap penting untuk mendukung sektor perikanan dan ekonomi lokal.

Wapres Gibran menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Papua tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. "Kami berharap semua pihak terus bekerja sama, sehingga proyek ini bisa memberikan dampak yang nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat," katanya. Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau dan mengawasi proyek-proyek yang sedang berjalan, agar tidak ada yang terlewat atau tidak sesuai dengan target.

Dalam kesempatan ini, Gibran juga menyampaikan harapan bahwa pembangunan di Papua dapat memberikan contoh bagus bagi daerah-daerah lain di Indonesia. "Kita ingin menunjukkan bahwa setiap wilayah, baik besar maupun kecil, layak mendapatkan perhatian yang sama," ujarnya. Ia menyebutkan bahwa pesan perdamaian dan persaudaraan dalam acara Pesparawi Nasional XIV menjadi simbol bagus dari upaya membangun harmoni di wilayah yang masih memiliki tantangan dalam kehidupan sosial dan politik.

Dengan memperkuat kerja sama antar wilayah, Gibran berharap Indonesia dapat membangun masa depan yang lebih baik dan adil. "Ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," tuturnya. Acara Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, menurutnya, menjadi momentum penting untuk mengevaluasi progres pembangunan dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mengambil peran aktif.

Sebagai penutup, Wapres Gibran Rakabuming mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Manokwari yang telah menyambut acara ini dengan antusias. "Kami berharap acara ini tidak hanya menjadi kesenangan, tetapi juga menginspirasi terwujudnya pembangunan yang lebih merata dan bermakna bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. Kehadiran peserta dari berbagai daerah, menurutnya, menjadi bukti bahwa Papua bukan hanya bagian dari Indonesia, tetapi juga pusat keberagaman dan kekuatan nasional.