Main Agenda: Komisi I DPR kunjungi Korem 081/DSJ dorong penguatan tugas teritorial
Komisi I DPR Kunjungi Korem 081/DSJ untuk Dorong Penguatan Tugas Teritorial
Madiun, 12 Juni 2024
Main Agenda - Sejumlah anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Komando Rayon Militer (Korem) 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) yang bermarkas di Kota Madiun, Jawa Timur. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat peran satuan teritorial dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung kebijakan strategis pemerintah. Anggota Komisi I DPR RI Abdul Halim Iskandar mengungkapkan bahwa pertemuan ini bertujuan menyerap masukan yang objektif terkait kondisi nyata prajurit di lapangan. "Hasil diskusi menunjukkan beberapa aspek krusial yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat untuk meningkatkan efektivitas tugas teritorial," jelasnya.
"Dari hasil pertemuan tersebut, terdapat sejumlah aspek utama yang dinilai krusial untuk segera ditindaklanjuti ke pemerintah pusat guna peningkatan tugas teritorial," ujarnya.
Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Komisi I DPR untuk memahami langsung tantangan yang dihadapi oleh satuan di Madiun. Salah satu sorotan utama adalah urgensi pemenuhan sarana mobilitas pasukan. Abdul Halim menekankan bahwa kesiapan prajurit harus didukung oleh fasilitas yang memadai. Ia juga menyatakan komitmen untuk memperjuangkan alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bersama mitra kerja terkait. "Fasilitas mobilitas yang memadai menjadi faktor kritis dalam menunjang operasional efektif satuan teritorial," tambahnya.
Dalam kesempatan ini, anggota Komisi I juga mengungkapkan kebutuhan akan fasilitas tempat tinggal yang memadai. "Ketersediaan rumah dinas yang cukup menjadi isu utama, karena rasio antara jumlah pasukan dan fasilitas perumahan di wilayah Korem 081 masih tidak seimbang," papar Abdul Halim. Menurutnya, kondisi ini memprihatinkan dan membutuhkan intervensi kebijakan segera dari pemerintah pusat. "Kami yakin, dengan dukungan yang tepat, satuan teritorial dapat lebih optimal dalam menjalankan tugasnya," tambahnya.
"Terus terang, di wilayah Korem 081 ini cukup memprihatinkan, rasio yang sangat tidak seimbang antara jumlah pasukan dengan rumah dinas yang tersedia," kata Abdul Halim.
Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyambut baik kunjungan Komisi I DPR. Ia menyatakan bahwa pertemuan ini memberikan banyak masukan dan dukungan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kewilayahan. "Kami bersyukur dan berterima kasih karena hari ini mendapat kehormatan menerima kunjungan kerja Komisi I DPR RI," tuturnya. Menurut Danrem, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperbaiki strategi pembinaan teritorial di wilayah jajarannya.
Optimalisasi pembinaan teritorial yang dilakukan Korem 081/DSJ, kata Untoro, memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat ketahanan nasional. "Dengan pembinaan intensif dan berkelanjutan, satuan kami dapat terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai masalah serta mendukung program-program strategis pemerintah," jelasnya. Danrem juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara institusi militer dan legislatif dalam menghadapi tantangan ke depan.
"Kami menyadari bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, masukan dan dukungan dari Komisi I DPR RI menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.
Pembinaan teritorial yang digagas Korem 081/DSJ tidak hanya fokus pada kekuatan operasional, tetapi juga pada keberlanjutan hubungan dengan masyarakat lokal. Danrem menyampaikan bahwa tugas utama satuan teritorial adalah menjadi bagian dari masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara tugas militer dan fungsi sosial. "Dengan dukungan dari DPR, kami bisa lebih terarah dalam memperkuat kehadiran di wilayah yang rawan atau membutuhkan intervensi," imbuhnya.
Selama kunjungan, Komisi I DPR juga menggali beberapa inisiatif yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kinerja satuan teritorial. Salah satunya adalah penggunaan teknologi modern dalam mempercepat respons kejadian di lapangan. "Tantangan saat ini membutuhkan solusi yang inovatif, seperti digitalisasi sistem komunikasi dan logistik," kata Abdul Halim. Ia berharap pemerintah pusat bisa memberikan bantuan dana untuk mengadopsi perangkat-perangkat tersebut.
Danrem Untoro menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan teritorial bergantung pada koordinasi yang baik antara komando militer dan pihak legislatif. "Kunjungan ini membuka ruang dialog yang produktif, sehingga perencanaan tugas ke depan bisa lebih terpadu," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa faktor humanis sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap satuan teritorial.
"Kami banyak memperoleh masukan, arahan, dan dukungan dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kewilayahan kami sebagai satuan teritorial," kata Danrem.
Menurut data yang diberikan, jumlah prajurit di wilayah jajaran Korem 081/DSJ terus meningkat, tetapi fasilitas pendukung seperti rumah dinas dan sarana transportasi belum memadai. "Pertumbuhan anggota satuan harus diiringi peningkatan infrastruktur, agar tidak terjadi kelelahan fisik atau mental," tambah Abdul Halim. Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembinaan teritorial juga bergantung pada keseimbangan antara pemberdayaan prajurit dan kebutuhan operasional.
Kunjungan Komisi I DPR ke Korem 081/DSJ menurut Danrem juga menjadi bentuk kepedulian legislatif terhadap kondisi satuan di lapangan. "Komitmen dari DPR sangat berharga, karena membantu kami mengidentifikasi kebutuhan yang sebelumnya belum terpenuhi," jelasnya. Untoro berharap kerja sama ini bisa terus terjalin, agar tugas kewilayahan satuan teritorial bisa lebih optimal dalam menghadapi berbagai ancaman dan dinamika sosial.
Dalam kesimpulannya, Abdul Halim menyatakan bahwa kunjungan ini tidak hanya sebatas evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah. "Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan anggaran teralokasikan secara proporsional," ujarnya. Danrem pun menegaskan bahwa kehadiran DPR memberikan dorongan semangat bagi seluruh prajurit untuk meningkatkan kualitas pengabdian mereka.
Langkah Strategis untuk Perkuat Tugas Teritorial
Menyikapi tantangan yang dihadapi, Korem 081/DSJ telah mengambil beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kinerja satuan teritorial. Salah satunya adalah pelatihan intensif bagi prajurit yang fokus pada keahlian spesialisasi, seperti penanganan bencana alam dan mediasi konflik sosial. Danrem Untoro menyampaikan bahwa pelatihan ini dilakukan secara berkelanjutan, agar prajurit selalu siap menghadapi situasi yang berubah cepat.
Kemudian, Korem 081 juga sedang mengevaluasi sistem distribusi logistik di wilayah jajaran. "Saat ini, kami sedang merancang skema distribusi yang lebih efisien, agar pasukan dapat bergerak cepat ke lokasi yang diperlukan," kata Danrem. Evaluasi ini juga mencakup perbaikan fasilitas tempat tinggal yang akan diimplementasikan secara bertahap, sesuai dengan alokasi anggaran yang diusulkan.
Selain itu, Korem 081/DSJ juga berencana mengembangkan program kerja