Terkendala Pasokan – Harga Komoditas Pangan seperti Beras dan Daging Sapi masih Tinggi
Terkendala Pasokan, Harga Komoditas Pangan seperti Beras dan Daging Sapi Masih Tinggi
Harga sejumlah bahan makanan pokok di pasar tradisional Cirebon tetap mengalami kenaikan signifikan. Di Pasar Sumber, harga beras kualitas bawah I mencapai Rp14.000 per kg, sedangkan kualitas bawah II dijual Rp13.500 per kg. Untuk beras medium I, harga tercatat Rp15.200 per kg, dan medium II Rp14.500 per kg. Beras kualitas super I berada di Rp16.800 per kg, sedangkan super II Rp15.850 per kg.
“Harga dari distributor belum menunjukkan penurunan,” kata Rani, 43, penjual beras di pasar tersebut. Kenaikan harga rata-rata mencapai 50 ribu per kg dibandingkan hari sebelumnya.
Di Pasar Pasalaran, harga daging sapi kualitas satu masih stabil di Rp150.000 per kg, sementara kualitas dua dijual Rp140.000 per kg. Menurut Dedi, 52, penjual daging sapi di sana, pasokan yang belum memadai membuat harga sulit turun. Ia juga memperkirakan kenaikan harga akan terjadi menjelang lebaran.
Sementara beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan nilai. Ayam potong kini dijual mulai dari Rp40.000 hingga Rp41.000 per kg, turun sekitar seribu rupiah dari sebelumnya. Telur ayam tercatat Rp31.000 per kg, juga berkurang seribu rupiah. Gula pasir premium dan lokal dijual Rp19.000 serta Rp18.000 per kg, masing-masing. Minyak goreng curah berada di Rp20.550 per kg, sedangkan minyak kemasan berkisar antara Rp21.300 hingga Rp21.950 per kg.
Komoditas cabai juga mengalami penurunan harga. Cabai merah besar dijual Rp42.000 per kg, cabai merah keriting Rp43.000 per kg, cabai rawit hijau Rp51.000 per kg, dan cabai rawit merah Rp93.000 per kg. Penurunan harga terjadi antara seribu hingga tiga ribu rupiah per kg.
“Memang turun dari minggu lalu, tapi rawit merah hampir Rp100.000 itu tetap tinggi,” ujar Lina, 38, penjual di pasar Pasalaran.
Bawang merah ukuran sedang terdaftar Rp46.000 per kg, turun Rp2.000 dari sebelumnya. (H-2)
