Negara Eropa Chaos – Polisi Dihujani Molotov-Tembak Meriam Air

Kerusuhan di Albania: Aksi Protes Memicu Tindakan Polisi dengan Meriam Air

Situasi memanas di Albania pada Minggu (22/3/2026) di Tirana, saat massa unjuk rasa menyerang kantor pemerintahan. Petugas kepolisian terpaksa mundur saat para demonstran melemparkan bom molotov dan kembang api sebagai bentuk keberatan terhadap pemerintah. (REUTERS/Florion Goga)

Massa protes yang menuntut pemecatan pemerintah karena dugaan korupsi mengarahkan aksi ke gedung kabinet Edi Rama. Sebagai respons, polisi menembakkan meriam air untuk mengendalikan kerumunan dan mencegah perluasan ketegangan di sekitar lokasi. (REUTERS/Florion Goga)

Tegangan Politik yang Memanas

Kerusuhan politik di Albania semakin memuncak sejak Desember lalu, setelah unit khusus penyelidik menuntut Wakil Perdana Menteri Belinda Balluku. Dia dituduh campur tangan dalam tender proyek infrastruktur besar serta mendukung perusahaan tertentu, meski telah membantah klaim tersebut. (REUTERS/Florion Goga)

Hakim anti-korupsi telah menetapkan Balluku sebagai tersangka, menyebabkan penghentian sementara jabatannya. Selain itu, Kantor Penuntut Khusus meminta parlemen menghapus kekebalan hukumnya agar bisa ditangkap, namun usulan tersebut ditolak pada 12 Maret. (REUTERS/Florion Goga)

Uni Eropa memberikan perhatian khusus karena Albania sedang berupaya memasuki komunitas negara-negara anggota pada 2030. Organisasi tersebut menekankan kebutuhan memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan kejahatan terorganisir sebagai syarat keanggotaan. (REUTERS/Florion Goga)