Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tim gabungan kembali geledah lokasi kasus TPPU di Jakarta Selatan

Published 10/07/2026 · Updated 10/07/2026 · By Ahmad Hidayat

Operasi Penggeledahan Kasus TPPU Melibatkan PLN, Asabri, dan Krakatau Steel Kembali Dilakukan di Jakarta Selatan

Tim gabungan kembali geledah lokasi kasus - Jakarta — Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) telah melaksanakan kembali operasi penggeledahan di titik penyidikan kasus dugaan korupsi tindak pidana pencucian uang atau yang lebih dikenal dengan istilah TPPU. Kasus ini melibatkan tiga perusahaan besar nasional, yaitu PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), serta PT Krakatau Steel. Proses penggeledahan ini merupakan kelanjutan dari langkah hukum yang telah dimulai sebelumnya oleh kedua institusi kepolisian tersebut. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat dalam menegakkan hukum terkait dugaan praktik pencucian uang yang melibatkan transaksi keuangan bernilai signifikan.

Kombes Pol Budi Hermanto, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, mengonfirmasi adanya aktivitas penggeledahan yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama dengan tim dari Polda Metro Jaya. Keterangan ini disampaikan olehnya di Jakarta pada hari Jumat. Meskipun demikian, ia belum memberikan penjelasan mendetail mengenai rincian penggeledahan kali ini karena proses penyidikan masih terus berjalan dan belum mencapai tahap penyelesaian. Tim gabungan kembali geledah lokasi untuk memastikan tidak ada barang bukti yang terlewatkan dalam proses penyelidikan sebelumnya.

Budi Hermanto hanya mengungkap bahwa lokasi penggeledahan saat ini berada di sebuah ruko yang terletak di Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan. Lokasi ini menjadi salah satu titik penting dalam penyelidikan terhadap dugaan praktik pencucian uang yang melibatkan transaksi keuangan antara ketiga perusahaan tersebut. Penggeledahan di lokasi ini dilakukan dengan prosedur ketat untuk memastikan seluruh dokumen dan aset yang relevan dapat dikumpulkan secara optimal.

Riwayat Penggeledahan di Berbagai Lokasi

Sebelumnya, tim gabungan dari Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya telah melaksanakan penggeledahan di sebanyak dua belas lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkuat penyidikan kasus dugaan korupsi TPPU yang melibatkan PT PLN, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel. Setiap lokasi yang digeledah memiliki potensi untuk menyimpan barang bukti yang relevan dengan kasus tersebut. Proses penggeledahan ini dilakukan secara sistematis untuk memastikan tidak ada celah dalam pengumpulan bukti.

Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan tersebut merupakan bagian integral dari tindakan hukum yang dilakukan oleh tim gabungan. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan barang bukti yang dapat memperkuat dasar penyidikan. "Ini bagian dari kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan," ujar Budi pada hari Rabu tanggal 8 Juli. Pernyataan ini menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil memiliki tujuan strategis dalam proses hukum.

Hingga malam hari pada Rabu (8/7), tim gabungan telah menyelesaikan penggeledahan di dua lokasi yang berada di wilayah Jakarta Selatan. Kedua lokasi tersebut adalah Kafe de'Clan Signature yang terletak di Cipete serta Koin Money Changer yang berada di Cipete Selatan. Kedua tempat ini diyakini memiliki keterkaitan dengan aliran dana dalam kasus TPPU. Penggeledahan di kedua lokasi ini menghasilkan sejumlah dokumen penting yang akan dianalisis lebih lanjut oleh tim penyidik.

Sementara itu, proses penggeledahan masih terus berlangsung di sepuluh lokasi lainnya yang belum selesai diperiksa. Tim gabungan diperkirakan akan menyelesaikan seluruh operasi penggeledahan dalam waktu dekat, tergantung pada ketersediaan barang bukti dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kasus TPPU ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai praktik keuangan yang terjadi di antara ketiga perusahaan besar tersebut. Tim gabungan kembali geledah lokasi untuk memastikan seluruh aspek kasus dapat terungkap secara tuntas.

"Ini bagian dari kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan," ucapnya pada Rabu (8/7).

Penting untuk dicatat bahwa kasus TPPU ini memiliki implikasi hukum yang signifikan bagi ketiga perusahaan yang terlibat. Proses penyidikan yang sedang berlangsung akan menentukan apakah terdapat pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Tim gabungan terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan bahwa seluruh barang bukti dikumpulkan secara komprehensif. Hasil dari penggeledahan di kedua belas lokasi tersebut akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

Operasi penggeledahan yang dilakukan secara bertahap ini menunjukkan keseriusan kedua institusi kepolisian dalam menangani kasus korupsi TPPU. Dengan melibatkan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya, diharapkan proses penyidikan dapat berjalan secara transparan dan akuntabel. Masyarakat dapat menunggu perkembangan lebih lanjut setelah seluruh penggeledahan selesai dilakukan dan barang bukti berhasil dikumpulkan. Tim gabungan kembali geledah lokasi sebagai bagian dari upaya menyeluruh untuk mengungkap kebenaran dalam kasus ini.