Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Important Visit: Cegah banjir, SDA Jaktim bangun turap saluran air di Lubang Buaya

Published 11/07/2026 · Updated 11/07/2026 · By Sinta Kurniawan

Important Visit: SDA Jaktim Bangun Turap di Lubang Buaya

Important Visit - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur sedang melaksanakan proyek pembangunan turap saluran air di kawasan Lubang Buaya. Lokasi proyek berada di Jalan Al Baido I, tepatnya pada wilayah RT 10/RW 09, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung. Melalui Important Visit ini, masyarakat dapat melihat langsung upaya pencegahan banjir yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Proyek ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah genangan air yang selama ini mengganggu aktivitas warga.

Respons Cepat Terhadap Aspirasi Warga

Pembangunan turap ini merupakan tindak lanjut dari usulan yang diajukan oleh warga bersama SMPN 272 Lubang Buaya. Important Visit ke lokasi proyek menunjukkan betapa pentingnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Selama bertahun-tahun, kawasan tersebut kerap mengalami genangan air ketika hujan deras turun. Kondisi ini diperparah oleh saluran air yang belum memiliki dinding penahan yang memadai. Important Visit juga memberikan kesempatan bagi warga untuk memantau progres pembangunan secara langsung.

"Pembangunan turap merupakan tindak lanjut atas usulan warga bersama pihak SMPN 272 Lubang Buaya. Selama ini kawasan tersebut kerap mengalami genangan ketika hujan deras akibat saluran belum memiliki dinding penahan," ujar Dian Kartika saat dikonfirmasi di Jakarta pada hari Sabtu.

Detail Teknis dan Timeline Pembangunan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan turap dilakukan sepanjang kurang lebih 100 meter dengan tinggi mencapai 1,5 meter. Pengerjaan proyek ini sudah dimulai sejak 17 Juni 2026 dengan mengerahkan delapan personel Pasukan Biru. Important Visit ke lokasi menunjukkan bahwa proyek ini sedang dalam tahap pengerjaan aktif. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 7 Agustus mendatang. Pembangunan turap menggunakan material batu kali belah, semen, dan pasir sebagai komponen utama konstruksi.

Hingga saat ini, progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 25 persen. Tim konstruksi terus bekerja keras untuk memastikan proyek selesai tepat waktu. Diah, salah satu perwakilan warga, menyampaikan harapannya bahwa pembangunan ini akan membawa perubahan positif bagi masyarakat. Important Visit juga menjadi momen bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait proyek ini.

"Semoga nantinya tidak lagi terjadi genangan di sini, terutama saat hujan," ucap Diah dengan penuh harapan.

Dampak Banjir dan Peran Pasukan Biru

Masalah genangan air di kawasan Lubang Buaya bukan hal baru. Menurut catatan, saat hujan turun seringkali terjadi banjir sekitar 40 hingga 60 sentimeter di sekitar Jalan Al Baido I. Kondisi ini diperburuk oleh tidak adanya turap yang layak untuk menahan air. Important Visit ke lokasi memberikan gambaran jelas tentang kondisi yang dihadapi warga sehari-hari. Meskipun petugas PPSU rutin membersihkan saluran, namun genangan masih kerap terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa pembersihan rutin saja tidak cukup tanpa adanya infrastruktur penahan yang memadai.

Pasukan Biru yang terlibat dalam proyek ini memiliki peran krusial dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Dengan delapan personel yang dikerahkan, tim ini bertanggung jawab atas seluruh aspek konstruksi mulai dari persiapan material hingga pemasangan turap. Kehadiran mereka juga memberikan jaminan kualitas pekerjaan yang dilakukan. Important Visit memungkinkan masyarakat untuk melihat langsung kontribusi Pasukan Biru dalam proyek ini.

Apresiasi dari Pemimpin Lokal

Sementara itu, Lurah Lubang Buaya, Latiful Syamsi, turut mengapresiasi respons cepat jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Important Visit ke kantor lurah juga menjadi momen untuk menyampaikan apresiasi tersebut. Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk terima kasih atas kerja keras tim konstruksi yang telah memulai proyek ini.

"Terima kasih kepada Satpel SDA Kecamatan Cipayung. Pembangunan turap ini diharapkan mampu mengatasi genangan yang selama ini sering terjadi," kata Latiful Syamsi.

Menurut dia, saat hujan turun seringkali terjadi banjir sekitar 40 hingga 60 sentimeter (cm) di sekitar Jalan Al Baido I karena tidak adanya turap yang layak. Important Visit ke lokasi proyek menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Meski, petugas PPSU rutin membersihkan saluran, namun genangan masih kerap terjadi. "Semoga turap ini efektif mengatasi genangan," ucap Latiful.

Implikasi Jangka Panjang bagi Masyarakat

Pembangunan turap ini bukan hanya solusi sementara, melainkan investasi jangka panjang untuk kenyamanan masyarakat Lubang Buaya. Dengan adanya dinding penahan yang kokoh, air hujan akan mengalir dengan lebih lancar tanpa menggenangi permukiman warga. Important Visit ke lokasi proyek memberikan gambaran tentang manfaat jangka panjang yang akan dirasakan masyarakat. Hal ini juga akan mengurangi risiko kerusakan properti dan gangguan aktivitas sehari-hari akibat banjir.

Proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dapat menghasilkan solusi konkret untuk masalah infrastruktur. Dengan target penyelesaian pada Agustus 2026, masyarakat dapat berharap pada perubahan signifikan dalam kualitas hidup mereka. Important Visit menjadi bukti bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.