Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Rusia dan Cina akan lipat gandakan lalu lintas kargo lewat Laut Utara

Published 24/07/2026 · Updated 24/07/2026 · By Nadia Utami - bisadonasi.com

Foto : Nadia Utami - bisadonasi.com

Kerjasama Strategis Rusia dan Cina di Jalur Laut Utara

Bisadonasi.com – Rusia dan Cina akan lipat gandakan lalu lintas kargo melalui Jalur Laut Utara (Northern Sea Route) dengan target ambisius mencapai dua kali lipat volume pengiriman hingga tahun 2030. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Rosatom, Alexey Likhachev, selama kunjungannya ke Beijing pada hari Jumat. Dalam pernyataannya, Likhachev mengungkapkan bahwa kedua negara memiliki visi besar untuk meningkatkan konektivitas maritim melalui rute Arktik yang semakin strategis dalam perdagangan global.

"Rusia dan China memiliki rencana ambisius untuk setidaknya melipatgandakan total lalu lintas kargo di Jalur Laut Utara pada 2030. Namun, saya rasa kami akan mencapai angka tersebut jauh lebih cepat," tegas Likhachev kepada para wartawan yang hadir. Peningkatan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk gangguan pada jalur pelayaran tradisional di wilayah selatan yang memaksa negara-negara mencari alternatif rute yang lebih efisien.

Potensi Jalur Arktik dan Kerja Sama Kapal Pemecah Es

Permintaan pengiriman melalui Jalur Laut Utara mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Rusia dan China ingin memanfaatkan potensi jalur Arktik tersebut seiring dengan semakin mudahnya pelayaran melalui perairan yang sebelumnya tertutup es. Likhachev menjelaskan bahwa kedua negara berencana bekerja sama erat dalam proyek pembangunan kapal kelas Arktik yang akan mendukung operasional di wilayah tersebut.

"Kami memiliki rencana besar bersama untuk mengembangkan industri galangan kapal Arktik. Ini merupakan bidang kerja sama yang saling menguntungkan, di mana masing-masing pihak akan memperoleh manfaat dari tahap baru dan tingkat hubungan yang lebih tinggi," kata Likhachev. Ia menegaskan bahwa Rusia memperoleh manfaat signifikan dari kerja sama dengan perusahaan-perusahaan China dalam mengembangkan potensi Jalur Laut Utara secara maksimal.

Sementara itu, China mendapatkan akses ke jalur baru yang aman, lebih pendek, dan menguntungkan secara ekonomi. Rosatom memberikan jaminan penuh atas dukungan armada kapal pemecah es yang akan memastikan kelancaran operasional sepanjang tahun. Kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga membuka peluang baru dalam perdagangan internasional melalui rute Arktik yang semakin vital.

Dengan komitmen ini, Rusia dan Cina akan lipat gandakan investasi dalam infrastruktur maritim dan teknologi kapal pemecah es. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengiriman kargo hingga 100 persen dalam waktu yang lebih singkat dari target awal. Kedua negara juga berencana memperluas kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan teknologi Arktik untuk mendukung keberlanjutan operasional jangka panjang.