Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Key Issue: Pratinjau Ceko versus Afsel, sama-sama buru kemenangan perdana

Published 17/06/2026 · Updated 17/06/2026 · By Ahmad Hidayat

Pratinjau Ceko versus Afsel, Sama-sama Buru Kemenangan Perdana

Key Issue - Kota Jakarta menjadi pusat perhatian seiring pertandingan antara Republik Ceko dan Afrika Selatan (Afsel) yang akan digelar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis (18/6) malam waktu Indonesia Barat. Pertandingan ini menandai upaya kedua tim untuk memperbaiki rekor mereka setelah mengalami kekalahan di babak kualifikasi. Dikutip dari laman

FIFA

, Ceko memulai perjalanannya di Piala Dunia 2026, edisi pertama mereka dalam 20 tahun, dengan kegagalan memperoleh kemenangan di laga pembuka melawan Korea Selatan.

Awal yang Tidak Memuaskan untuk Tim Republik Ceko

Republik Ceko sempat menunjukkan tanda-tanda kemajuan di babak pertama melawan Korea Selatan, tetapi nasib mereka berubah di menit ke-59. Gol sundulan Ladislav Krejci, yang didapat setelah menerima umpan panjang dari Vladimir Coufal, memberi mereka unggul 1-0. Namun, kemenangan tidak bertahan lama. Di menit ke-80, gol Oh Hyeon-gyu dari Meksiko mengubah skor menjadi 2-1, mengakhiri keberhasilan beruntun Ceko yang sebelumnya mencatat empat kemenangan di waktu normal dan dua kemenangan melalui adu penalti. Meski demikian, tim asuhan Miroslav Koubek masih membawa motivasi untuk bangkit, baik melalui posisi dua besar grup maupun jalur peringkat ketiga terbaik.

Tebaran Tekanan bagi Afrika Selatan

Dari sisi lain, Afrika Selatan menghadapi tantangan berat setelah kalah 0-2 dari Meksiko dalam pertandingan pembuka. Bafana Bafana memperlihatkan kurangnya disiplin di lapangan, yang berujung pada kehilangan satu pemain setelah Sphephelo Sithole mendapat kartu merah di babak kedua akibat pelanggaran terhadap pemain terakhir. Kesalahan ini memicu gol Julian Quinones pada menit ke-9, menandai awal kekalahan mereka. Situasi semakin sulit ketika Themba Zwane juga harus dikeluarkan dari lapangan karena tindakan keras, meskipun Cesar Montes dari Meksiko sebenarnya diusir di masa injury time. Catatan negatif ini menjadi perhatian utama bagi Afsel, yang dalam tiga laga terakhir terakhir kebobolan setidaknya dua gol.

Kondisi Tim dan Perubahan Formasi

Pertandingan berikutnya menjadi momen krusial bagi kedua tim. Dalam persiapan, Republik Ceko menunjukkan kestabilan dalam kondisi fisik. Mereka tidak mengalami tambahan masalah cedera setelah menghadapi Korea Selatan. Koubek diperkirakan akan tetap mengandalkan skema 3-4-2-1, dengan Tomas Soucek sebagai pengatur lini tengah bersama Alexandr Sojka. Posisi belakang juga diprediksi diperkuat oleh Krejci dan Vladimir Coufal, sementara Patrik Schick menjadi andalan di lini depan.

Sementara itu, Afrika Selatan berupaya memperbaiki formasi mereka. Mereka kemungkinan akan mengubah strategi dari lima bek menjadi empat bek untuk mengatasi absen beberapa pemain akibat kartu merah. Jayden Adams diperkirakan tetap memimpin lini tengah bersama Thalente Mbatha, sementara Lyle Foster dijadikan striker tunggal. Perubahan ini bertujuan meningkatkan mobilitas dan mengurangi risiko kehilangan poin di babak awal.

Persaingan untuk Kemenangan Pertama

Kedua tim memasuki pertandingan ini dengan ambisi yang sama: meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026. Ceko, yang absen dari kompetisi sejak 2006, membawa harapan besar untuk memperkuat posisi mereka di Grup A. Sementara Afrika Selatan, yang masih mencari konsistensi, berharap melalui pertandingan ini bisa mengakhiri tren negatif mereka. Kekalahan akan berdampak signifikan, karena hasil tersebut bisa mengubah persaingan di grup dan memperbesar risiko tersingkir.

Di sisi pertahanan, Ceko menunjukkan kemampuan yang baik setelah kekalahan. Mereka kembali ke Stadion Atlanta dengan kepercayaan diri yang belum luntur, meskipun ada kegembiraan atas hasil pertandingan sebelumnya. Perkiraan susunan pemain menunjukkan bahwa Koubek akan mempertahankan struktur yang solid, dengan fokus pada permainan berbasis bola mati dan pengaturan permainan di tengah lapangan. Di sementara, Afrika Selatan berupaya memperbaiki kinerja mereka dengan mengubah formasi dan mengoptimalkan kekuatan individu. Jayden Adams, sebagai gelandang tengah, diperkirakan akan memainkan peran penting dalam menggerakkan serangan, sementara Lyle Foster, striker tunggal, menjadi poin utama.

Analisis Performa dan Strategi

Dalam hal performa, Republik Ceko lebih diunggulkan. Mereka tampil dengan enam laga tak terkalahkan sebelum dikalahkan Korea Selatan, memberi mereka dominasi di Grup A. Sementara Afrika Selatan, yang masih menghadapi masalah disiplin dan ketidakstabilan hasil, perlu meningkatkan fokus di lapangan. Kombinasi kehilangan dua pemain utama dan kemampuan untuk mengembalikan skor menjadi tantangan besar.

Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi kedua tim. Kemenangan akan membuka jalan bagi Ceko untuk tetap berada di posisi kompetitif, sementara Afrika Selatan berharap memperbaiki peluang mereka untuk lolos ke babak gugur. Pelatih Hugo Broos kini fokus pada penyesuaian taktik, terutama dalam menghadapi skorsing Sithole dan Zwane. Dengan segala tantangan tersebut, dua tim akan berjuang keras demi mencapai target mereka.

Prakiraan Susunan Pemain

Republik Ceko: Matej Kovar (kiper), Stepan Chaloupek (bek), Robin Hranac (bek), Ladislav Krejci (bek), Vladimir Coufal (bek), Tomas Soucek (gelandang), Alexandr Sojka (gelandang), Jaroslav Zeleny (gelandang), Pavel Sulc (gelandang), Patrik Schick (striker), Lukas Provod (striker). Af