Bisadonasi.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Visit Agenda: Pelupessy tentang lawan Mozambik: Kami ingin selesaikan dengan baik

Published 09/06/2026 · Updated 09/06/2026 · By Dian Ananda

Pelupessy tentang lawan Mozambik: Kami ingin selesaikan dengan baik

Visit Agenda - Di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin, gelandang tim nasional Indonesia Joey Pelupessy memberikan pernyataan yang menegaskan harapan timnya untuk meraih hasil positif dalam pertandingan melawan Mozambik. Dalam konferensi pers sebelum laga, ia menjelaskan bahwa target utama tim adalah menyelesaikan pertandingan tersebut dengan performa maksimal agar dapat memenuhi ambisi menang dalam dua pertandingan FIFA Match Day. "Kami berharap bisa memperoleh hasil yang memuaskan dalam pertandingan melawan Mozambik, karena hal itu akan membuat semua pihak merasa senang," ujarnya.

"Kami harus mendapatkan hasil bagus kedua karena dengan begitu kami menyelesaikan pemusatan latihan dan musim ini dengan cara yang baik," tambah Pelupessy.

Sebelumnya, timnas Indonesia telah menyelesaikan laga pertama dalam rangkaian FIFA Match Day dengan kemenangan 3-0 atas Oman. Pertandingan tersebut berlangsung pada Jumat (5/6) dan menjadi momen penting setelah selama 38 tahun Indonesia belum pernah mengalahkan tim asal Timur Tengah tersebut. Kemenangan ini tidak hanya memberikan motivasi bagi para pemain, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri seluruh skuad menjelang pertandingan berikutnya.

Pelupessy menekankan bahwa Mozambik bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Dalam laga kali ini, timnya dihadapkan pada sistem permainan yang berbeda, sehingga harus siap menghadapi segala situasi. "Mozambik memiliki strategi yang berbeda, jadi kami harus adaptasi dan bersiap matang," katanya. Hal ini membuat persiapan tim semakin intens, terutama dalam melatih taktik yang cocok untuk menghadapi lawan dari Afrika Selatan tersebut.

Menurut Pelupessy, pemain-pemain dalam tim telah menjalani sesi latihan yang cukup baik, meski jadwal pertandingan berjalan padat. "Meskipun jarak antara laga melawan Oman dan Mozambik hanya beberapa hari, semua pemain tetap antusias dan bersemangat untuk tampil maksimal," katanya. Kesiapan mental dan fisik menjadi prioritas utama, terutama karena pertandingan ini menjadi ujian penting bagi timnas dalam menjaga konsistensi performa.

Dalam sesi latihan terakhir, pelatih John Herdman mengatur strategi yang lebih fokus pada kelebihan tim saat melawan lawan dengan sistem permainan berbeda. "Skuad kami memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan, dan keberhasilan dalam dua laga ini akan menjadi bukti komitmen kami selama pemusatan latihan," ujarnya. Hal ini juga menunjukkan bahwa tim tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga inovasi dalam penyesuaian taktik.

Pelupessy menyebutkan bahwa timnas Indonesia kini diperkuat oleh sejumlah pemain muda yang menunjukkan potensi besar. Salah satu di antaranya adalah Matthew Baker, yang baru debut pertama dalam laga melawan Oman. Pemain muda lainnya, seperti Doni Tri Pamungkas dan Mauro Zjilstra, juga terlihat berkembang secara signifikan sejak bergabung dengan skuad utama. "Kehadiran pemain muda ini memberikan dinamika baru dan membuat tim lebih kuat dalam jangka panjang," katanya.

"Jadi, menurut saya, ini perkembangan positif bagi grup bahwa kami memiliki pemain yang berbeda dan juga pemain muda di dalamnya karena mereka bisa beradaptasi," lanjut Pelupessy.

Pemain muda seperti Baker dan kawan-kawan dianggap sebagai aset penting bagi persiapan menghadapi pertandingan berikutnya. Mereka tidak hanya mampu menyesuaikan diri dengan cara berlatih dan bermain yang baru, tetapi juga menunjukkan kemampuan menghadapi tekanan di lapangan. Pelupessy menyebutkan bahwa adaptasi ini menjadi penentu keberhasilan tim dalam mencapai target dua kemenangan.

Di sisi lain, Pelupessy juga membicarakan bagaimana mentalitas para pemain terus meningkat seiring pelatihan intensif. "Kami berusaha membangun kepercayaan diri yang solid, dan keberhasilan di pertandingan pertama membantu pemain mengambil langkah lebih baik dalam laga kedua," katanya. Dengan pengalaman yang telah diperoleh, tim diharapkan bisa tampil lebih matang dalam menghadapi lawan yang berbeda.

Mozambik, sebagai lawan pertama dari babak kedua FIFA Match Day, akan menjadi ujian berikutnya bagi timnas Indonesia. Tim dari Afrika Selatan tersebut dikenal memiliki kekuatan fisik dan kecepatan tinggi, yang memerlukan respons cepat dari pemain lokal. Pelupessy menegaskan bahwa siapapun yang bermain, baik itu pemain senior maupun muda, harus memaksimalkan potensi untuk menciptakan kejutan.

Sebagai seorang pemain yang sudah berpengalaman, Pelupessy berharap adanya kolaborasi yang baik antara pemain senior dan muda. "Kemampuan mereka menyesuaikan diri dengan sistem yang ada membuktikan bahwa tim memiliki masa depan yang cerah," katanya. Pemain muda seperti Baker dan Mauro Zjilstra, menurutnya, memperkuat kekuatan tim dengan kefreshan dan energi yang berbeda.

Terlepas dari tantangan yang ada, Pelupessy optimis bahwa timnya mampu meraih hasil yang memuaskan. "Kami sudah mempersiapkan diri dengan matang, dan kepercayaan diri terus tumbuh setiap hari," katanya. Pertandingan melawan Mozambik akan menjadi titik balik penting bagi pencapaian target timnas Indonesia dalam fase ini, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

Di sisi lain, para pemain juga memperhatikan dinamika pertandingan di lapangan. Mereka menyadari bahwa pertandingan berikutnya tidak hanya menjadi penampilan teknik, tetapi juga ujian mental. "