{"id":13792,"date":"2026-10-30T14:04:10","date_gmt":"2026-10-30T06:04:10","guid":{"rendered":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=13792"},"modified":"2026-10-30T14:04:14","modified_gmt":"2026-10-30T06:04:14","slug":"murid-curang-saat-tka-mendikdasmen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=13792","title":{"rendered":"Murid curang saat TKA, Mendikdasmen: Kami beri nilai nol"},"content":{"rendered":"<h2>Penindakan Tegas untuk Menjaga Integritas TKA<\/h2>\n<p>Bisadonasi.com &ndash; Murid curang saat TKA Mendikdasmen menjadi perhatian dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu\u2019ti menegaskan bahwa peserta yang terbukti melakukan kecurangan akan dikenai nilai nol. Kebijakan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga TKA berlangsung akuntabel, transparan, dan adil bagi seluruh peserta.<\/p>\n<p>Abdul Mu\u2019ti menyampaikan penegasan tersebut setelah meninjau pelaksanaan TKA ulang di SMA Negeri 68 Jakarta, Jumat. Menurutnya, penyelenggaraan tes harus selaras dengan semangat slogan TKA, yaitu \u201cJujur dan Gembira\u201d. Peserta diharapkan dapat mengerjakan soal tanpa tekanan, sambil tetap menjunjung karakter dan integritas.<\/p>\n<blockquote>\n<p>\u201cKami ingin membentuk generasi yang jujur, generasi yang senantiasa menjaga integritas, dan melaksanakan TKA dengan gembira, tidak perlu ada tekanan, semuanya kita senang karena kita menjaga karakter,\u201d kata Abdul Mu\u2019ti.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Dalam penjelasannya, Mendikdasmen menekankan bahwa nilai nol akan diberikan langsung apabila ditemukan ketidakjujuran. Langkah tersebut dimaksudkan agar hasil TKA benar-benar menggambarkan kemampuan akademik setiap murid, bukan hasil dari cara-cara yang melanggar aturan.<\/p>\n<h2>Nilai Nol bagi Peserta dan Blacklist bagi Pengawas<\/h2>\n<p>Penanganan terhadap murid curang saat TKA Mendikdasmen tidak hanya menyasar peserta tes. Pengawas yang terbukti tidak jujur juga dapat dimasukkan ke daftar hitam atau blacklist. Konsekuensinya, pengawas tersebut tidak diperbolehkan kembali menjalankan tugas pada pelaksanaan TKA tahun berikutnya.<\/p>\n<p>Sanksi ini berlaku untuk berbagai bentuk pelanggaran selama ujian. Abdul Mu\u2019ti mencontohkan tindakan peserta yang melakukan siaran langsung melalui YouTube ketika mengerjakan soal. Aktivitas seperti itu dinilai mengganggu ketertiban tes serta berpotensi merusak prinsip keadilan bagi peserta lain yang mengikuti ujian sesuai ketentuan.<\/p>\n<p>Ketegasan pemberian sanksi diharapkan mampu mencegah kecurangan sejak awal. Lebih dari sekadar hukuman, aturan tersebut menjadi pesan bahwa prestasi akademik harus diperoleh melalui usaha sendiri. Dengan pengawasan yang berjalan baik dan penindakan yang jelas, hasil TKA diharapkan tetap objektif serta dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<h3>Harapan Peserta yang Mengerjakan Tes dengan Jujur<\/h3>\n<p>Isu dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan TKA jenjang SMA gelombang pertama juga disampaikan oleh Davana Kamil, murid kelas 12 SMA Negeri 68 Jakarta Pusat yang menjadi peserta TKA. Ia mengaku mendengar banyak informasi mengenai dugaan tindakan tidak jujur dan berharap laporan tersebut ditangani secara tegas.<\/p>\n<p>Davana meminta agar peserta yang mengerjakan tes dengan benar memperoleh penilaian yang sesuai kemampuan mereka. Baginya, penegakan aturan penting agar murid yang berusaha secara jujur tidak dirugikan oleh pihak yang memilih jalan pintas selama ujian berlangsung.<\/p>\n<blockquote>\n<p>\u201cSupaya kami yang mengerjakan dengan jujur ini bisa mendapatkan hasil yang sesuai. Jadi, nggak dikalahkan oleh mereka yang kurang jujur,\u201d kata Davana.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Perhatian terhadap murid curang saat TKA Mendikdasmen menunjukkan bahwa keadilan penilaian menjadi bagian penting dari pelaksanaan ujian. TKA bukan hanya soal memperoleh nilai, melainkan juga kesempatan bagi murid untuk memperlihatkan kemampuan akademik melalui proses yang jujur dan bertanggung jawab.<\/p>\n<h2>FAQ tentang Kecurangan dalam TKA<\/h2>\n<h3>Apa sanksi bagi peserta TKA yang terbukti curang?<\/h3>\n<p>Peserta yang terbukti melakukan kecurangan akan diberikan nilai nol. Ketentuan ini ditegaskan Mendikdasmen sebagai bagian dari penegakan integritas dalam pelaksanaan TKA.<\/p>\n<h3>Apakah pengawas dapat dikenai sanksi?<\/h3>\n<p>Ya. Pengawas yang terbukti tidak jujur dapat dimasukkan ke daftar hitam sehingga tidak diperbolehkan bertugas kembali pada pelaksanaan TKA tahun berikutnya.<\/p>\n<h3>Mengapa kecurangan harus ditindak tegas?<\/h3>\n<p>Penindakan diperlukan agar hasil TKA mencerminkan kemampuan akademik peserta secara objektif. Sikap tegas juga melindungi murid yang telah mengerjakan tes dengan jujur agar memperoleh penilaian yang adil.<\/p>\n<h3>Bagaimana peserta sebaiknya mengikuti TKA?<\/h3>\n<p>Peserta perlu mengerjakan soal secara mandiri, mematuhi aturan selama ujian, dan tidak melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban tes, termasuk menyiarkan proses pengerjaan soal melalui platform digital.<\/p>\n<section class=\"wpman-seo-internal-links\" data-wpman-seo=\"internal-links\">\n<h2>Related Reading<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/bisadonasi.com\">Latest articles and updates: Murid curang saat TKA Mendikdasmen<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Murid curang saat TKA Mendikdasmen menjadi perhatian dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":13791,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[208],"tags":[],"class_list":["post-13792","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-humaniora"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13792","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13792"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13792\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13793,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13792\/revisions\/13793"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13792"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13792"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13792"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}