{"id":13481,"date":"2026-10-19T02:42:08","date_gmt":"2026-10-18T18:42:08","guid":{"rendered":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=13481"},"modified":"2026-10-19T02:42:13","modified_gmt":"2026-10-18T18:42:13","slug":"tampil-di-synchronize-2026-andika-harap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bisadonasi.com\/?p=13481","title":{"rendered":"Tampil di Synchronize 2026, Andika harap Kangen Band tak bubar lagi"},"content":{"rendered":"<h2>Andika Mahesa berharap Kangen Band tetap bersama setelah momen emosional di Synchronize Fest 2026<\/h2>\n<p>Bisadonasi.com &ndash; Kangen Band menjadikan panggung Dynamic Stage di Synchronize Fest 2026 sebagai ruang perayaan nostalgia sekaligus penegasan harapan untuk masa depan grup. Dalam penampilan di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (18\/10), vokalis Andika Mahesa secara terbuka meminta agar band yang telah menemaninya selama bertahun-tahun tidak kembali berada di ambang perpisahan.<\/p>\n<p>Harapan itu ia sampaikan langsung kepada Dodhy Hardiyanto, gitaris utama Kangen Band, di hadapan ribuan penonton. Ucapan Andika muncul setelah isu pembubaran grup tersebut sempat ramai pada September 2026, sebelum kemudian Dodhy menyatakan perjalanan musik Kangen Band akan diteruskan.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cGua sudah kenal lu terlalu lama, sampai separuh hidup gua itu bermain sama lu. Jadi gua harap ini saksinya kita enggak boleh bubar-bubar lagi, Dod. Banyak yang sayang sama Kangen Band, Dod. Banyak anak-anak kita terlahir dari lagu ini. Banyak remaja-remaja yang tahu lagu ini. Mainkan gitarmu, Dodhy,\u201d kata Andika.<\/p><\/blockquote>\n<p>Pernyataan tersebut menjadi salah satu titik paling emosional dari penampilan Kangen Band. Bagi Andika, hubungan antarpersonel tidak semata dibangun dari kerja panggung, melainkan juga dari perjalanan panjang yang telah dilewati bersama sejak grup asal Lampung itu hadir pada 2005.<\/p>\n<h3>Dua lagu pembuka dan deretan nostalgia<\/h3>\n<p>Kangen Band membuka penampilannya dengan dua lagu populer, \u201cTerbang\u201d dan \u201cDoi\u201d. Andika tampil bersama Dodhy serta para anggota lain, mengajak penonton memasuki rangkaian lagu yang akrab bagi pendengar mereka sejak era 2000-an.<\/p>\n<p>Setelah pembukaan, panggung festival berubah menjadi ruang karaoke bersama. Lagu-lagu seperti \u201cPujaan Hati\u201d, \u201cKembali Pulang\u201d, \u201cSelingkuh\u201d, dan \u201cCinta Sampai Mati\u201d dibawakan untuk menghidupkan kembali ingatan penonton terhadap katalog musik Kangen Band.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cCoba yang sepantaran kita angkat tangan. Saya mohon yang tahu lagu ini bisa kita karaoke berjamaah,\u201d tutur Andika.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ajakan itu memperlihatkan posisi lagu-lagu Kangen Band di tengah pendengarnya. Penonton yang tumbuh bersama karya mereka dapat kembali menyanyikan bagian-bagian yang telah lama melekat, sementara generasi lebih muda mengenal lagu tersebut melalui perputaran musik yang terus berlanjut di berbagai ruang dengar.<\/p>\n<p>Nuansa nostalgia menjadi bagian penting dari festival tersebut, tetapi penampilan Kangen Band tidak berhenti pada pengulangan lagu lama. Interaksi Andika dengan penonton dan personel lain membuat konser itu juga terasa sebagai pengingat tentang arti keberlanjutan sebuah grup musik yang telah melalui perubahan dan dinamika selama lebih dari dua dekade.<\/p>\n<h3>Momen bersama Kirana Velovoice<\/h3>\n<p>Sisi personal Andika hadir ketika Kangen Band membawakan \u201cTentang Aku, Kau &#038; Dia\u201d. Pada lagu tersebut, ia mengundang putrinya, Kirana Velovoice, untuk naik ke panggung dan bernyanyi bersamanya.<\/p>\n<p>Keduanya menutup penampilan bersama itu dengan pelukan. Momen sederhana tersebut memberi warna berbeda di tengah set yang didominasi lagu-lagu populer dan koor massal dari penonton. Kehadiran Kirana juga membuat panggung Kangen Band terasa lebih hangat, karena menghubungkan perjalanan musikal Andika dengan kehidupan keluarganya.<\/p>\n<p>Penampilan di Synchronize Fest 2026 memiliki arti tersendiri bagi sang vokalis. Andika menyebut festival itu sebagai salah satu peristiwa yang penting dalam perjalanan Kangen Band, terutama karena menjadi tempat yang mengiringi kembalinya ia ke grup tersebut pada 2019.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cLagi-lagi diundang di Synchronize, terima kasih banyak. Karena Synchronize ini adalah acara yang mempertemukan Kangen Band kembali lagi. Dari tahun 2019 saya kembali lagi ke Kangen Band, dan acara yang paling menggabungkan kita adalah acara Synchronize,\u201d ujar Andika.<\/p><\/blockquote>\n<h3>Isu pembubaran sempat mencuat<\/h3>\n<p>Sebelum penampilan di Jakarta itu, publik sempat dikejutkan oleh pernyataan Dodhy pada 12 September 2026 melalui akun Instagram pribadinya. Saat itu, ia mengumumkan bahwa Kangen Band bubar. Kabar tersebut segera memicu perhatian penggemar, mengingat band ini memiliki rekam jejak panjang dan sejumlah lagu yang tetap dikenal luas.<\/p>\n<p>Andika pada saat isu itu mencuat mengaku tidak mengetahui penyebab pembubaran tersebut. Namun situasi kemudian berubah dalam waktu tidak lama. Dodhy menyampaikan bahwa Kangen Band tidak jadi berpisah dan akan melanjutkan aktivitas musikalnya.<\/p>\n<p>Kejadian tersebut membuat ucapan Andika di panggung Synchronize Fest terasa lebih dari sekadar selingan konser. Permintaannya agar Kangen Band tidak kembali bubar menjadi penegasan bahwa keberadaan band masih berarti bagi para personel maupun pendengarnya.<\/p>\n<p>Di hadapan penonton festival, Kangen Band memperlihatkan bahwa lagu-lagu mereka masih mampu menjembatani berbagai masa. Dari penggemar yang mengenal karya mereka sejak awal hingga penonton yang baru menemukan musik mereka, koor bersama sepanjang pertunjukan menjadi penanda kuatnya hubungan antara band dan pendengar.<\/p>\n<p>Penampilan tersebut pun berakhir sebagai perayaan atas perjalanan Kangen Band, dengan pesan yang jelas dari Andika: kebersamaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun diharapkan dapat terus dijaga, di atas panggung maupun di luar panggung.<\/p>\n<section class=\"wpman-seo-internal-links\" data-wpman-seo=\"internal-links\">\n<h2>Related Reading<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/bisadonasi.com\">Latest articles and updates: Tampil di Synchronize 2026 Andika harap<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section class=\"wpman-seo-faq\" data-wpman-seo=\"faq\">\n<h2>Frequently Asked Questions<\/h2>\n<details>\n<summary>What is Tampil di Synchronize 2026 Andika harap?<\/summary>\n<p>Tampil di Synchronize 2026 Andika harap is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.<\/p>\n<\/details>\n<details>\n<summary>Why does Tampil di Synchronize 2026 Andika harap matter?<\/summary>\n<p>Tampil di Synchronize 2026 Andika harap matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.<\/p>\n<\/details>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kangen Band menjadikan panggung Dynamic Stage di Synchronize Fest 2026 sebagai ruang perayaan nostalgia sekaligus penegasan harapan untuk masa depan grup<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":13480,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[211],"tags":[],"class_list":["post-13481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13481"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13481\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13482,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13481\/revisions\/13482"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13480"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisadonasi.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}